Daerah Pulau Belum Tersentuh MBG, Pemerhati Desak Pemerataan Pemenuhan Gizi Siswa

0
78
- Advertisement -

MOROWALI, POSONEWS.ID – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto masih belum menjangkau seluruh wilayah. Di Kabupaten Morowali, khususnya di wilayah Kecamatan Bungku Selatan, Pulau Kaleroang dan sekitarnya, sebanyak 23 desa belum merasakan manfaat program tersebut.

Hal ini menjadi perhatian Ustad Sugianto Kaimudin selaku pemerhati. “Melalui program MBG seharusnya bisa menyentuh para siswa dan siswi yang berada di pulau, terkhusus Kaleroang dan sekitarnya. Ada 23 desa, dan di setiap desa itu ada sekolah dari tingkatan TK, SD, SMP bahkan ada SMA yang sama sekali belum pernah merasakan MBG,” ujar Ustad Sugianto kepada media ini, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, kondisi geografis yang jauh dan akses terbatas membuat pemenuhan gizi anak-anak di wilayah kepulauan lebih rentan. Padahal, mereka justru kelompok yang paling membutuhkan intervensi gizi.

“Padahal justru mereka ini yang layak diberikan makan bergizi gratis. Anak-anak di pulau seringkali hanya mengandalkan ikan dan sayur seadanya. Kehadiran MBG sangat dinantikan untuk menunjang tumbuh kembang dan prestasi belajar mereka,” lanjutnya.

Ustad Sugianto berharap pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional, bersama Pemda Morowali segera melakukan pemetaan dan perluasan cakupan MBG hingga ke daerah terpencil.

“Semoga menjadi perhatian dan atensi terhadap pelayanan MBG yang merata sampai ke Pelosok Negeri ini. Jangan sampai ada ketimpangan, anak di kota sudah dapat, sementara anak di pulau belum tersentuh sama sekali,” tegasnya.

Hingga saat ini, MBG di Morowali baru berjalan di beberapa titik di wilayah daratan. Sementara wilayah kepulauan seperti Kaleroang terkendala distribusi dan belum adanya dapur SPPG.(DRM).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini