Atasi Krisis Air Saat Kemarau Panjang, Plt Direktur PDAM Morowali Turun Langsung Bersihkan Intake di Desa Bente

0
231
- Advertisement -

MOROWALI, POSONEWS.ID – Menghadapi berkurangnya debit air akibat musim kemarau panjang, PDAM Kabupaten Morowali bergerak cepat. Plt Direktur PDAM Morowali, Bahrun Samran memimpin langsung proses optimalisasi sarana air minum di intake Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (3/9/2026) untuk memastikan suplai air ke masyarakat tidak terganggu.

Kemarau panjang satu bulan terakhir berdampak pada turunnya debit air di sejumlah sumber mata air. Kecamatan Bungku Tengah menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.

Intake One Pute Desa Bente yang dibersihkan setidaknya melayani pelanggan yg berada di wilayah Desa Bahomohoni, Fonuasingko dan sebagian Desa Bente. Selama proses pembersihan ini, suplay air ke pelanggan terhenti sementara. Tapi saat ini suplai air perlahan telah normal kembali.

Menanggapi hal itu, Plt Direktur PDAM Morowali turun langsung ke lokasi intake di Desa Bente. Proses optimalisasi dilakukan dengan pembersihan menyeluruh pada bangunan intake dan saluran pipa.

“Ini upaya kami untuk menjaga agar debit dan suplai air ke masyarakat Bungku Tengah tetap aman meskipun musim kemarau. Hari ini kami lakukan pembersihan intake, pengerukan sedimentasi, dan pengecekan pipa agar aliran bisa optimal,” ujar Bahrun.

Ia menambahkan, pembersihan intake sangat penting dilakukan saat kemarau, karena banyak lumpur dan sampah dedaunan yang menyumbat aliran air baku. Dengan debit yang terjaga, gangguan distribusi air ke pelanggan bisa diminimalisir.

Pekerjaan ini dikerjakan sejak pagi dan melibatkan tim teknis PDAM. “Kami kerahkan semua tim agar proses cepat selesai,” paparnya.

PDAM Morowali mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan air selama musim kemarau. Jika masih ada gangguan, pelanggan diminta melapor ke PDAM agar bisa segera ditindaklanjuti.(DRM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini