POSONEWS.ID – Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para kader, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kebayoran Lama (PMII Kebal) menggelar sekolah Advokasi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat PMII Kebal, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Citputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (19/9).
Kader PMII sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan, bahkan beberapa senior turut serta dalam agenda tersebut. Seperti sahabat Tifla Habib Ghifari dan sahabat Ahmad Chalwani.
Tidak hanya itu, Ketua KOPRI Cabang Jakarta Selatan sahabati Sofwah Fahazehru turut serta dalam agenda tersebut.
Diketahui, Sekolah Advokasi merupakan sebuah program pendidikan yang ditawarkan oleh PMII di berbagai perguruan tinggi.
Adapun tujuan dari program itu, untuk melatih mahasiswa dalam bidang Advokasi, Aktivisme dan Kepemimpinan.
Sehingga, dengan demikian para peserta diharapkan dapat mengetahui hak-hak mahasiswa, memahami ilmu Advokasi, serta memahami cara berpartispasi dalam isu-isu sosial dan politik secara relevan.
Hal Ini merupakan upaya dari PMII untuk mengembangkan kader PMII yang peduli dan aktif terhadap perubahan sosial dan politik, baik di lingkungan kampus maupun lingkungan masyarakat.
Founder Komunitas Peradilan Semu (KPS) Universitas PTIQ Jakarta Arif Taufiqurrahman yang saat itu menjadi Narasumber mengatakan, sekolah Advokasi merupakan tolak ukur sebuah pergerakan untuk mengelola, membina, serta mengontrol sebuah organisasi.
Hal ini menjadi penting untuk pendampingan mahasiswa, guna menyelesaikan sejumlah persoalan yang ada.
“Saya kira ini merupakan tolak ukur pergerakan agar setiap mahasiswa khususnya kader PMII dapat mengelola, membina dan mengontrol organisasi. Sehingga menjadi penting sebagai wawasan kader, agar kedepannya PMII bisa menjadi sosok yang bisa meyelesaikan sejumlah persoalan,” jelasnya.
Selain itu, Ketua Komisariat PMII Kebal Ahmad Husni Mubarak juga sangat mengapresiasi agenda tersebut. Menurutnya, ini merupakan langkah persuasif dari pengurus untuk mencetak dan mempersiapkan kader petarung, yang siap menghadapi tantangan zaman dan cakap dalam menyikapi isu sosial dan isu-isu kekinian.
“Saya senang karena kader PMII sangat antusias mengikuti agenda ini, karena ini salah satu program kita untuk mencetak kader PMII yang siap menjadi petarung di masa mendatang. Tidak hanya cakap dalam menghadapi tantangan zaman, tapi juga bijak dalam menyikapi isu-isu sosial,” tutupnya.
Penulis: Apriyanto
Editor: Ishaq Hakim





