Korban Terbaliknya Katinting di Sungai Laa Belum Ditemukan

0
118
Foto: Polisi dan TNI masih terus menyusuri Sungai Laa untuk mencari keberadaan korban yang tenggelam menggunakan katinting di sungai tersebut (Samuel)

MORUT, POSONEWS – Satu warga Poso hilang dan satu warga lainnya selamat, usai kapal katinting yang ditumpanginya terbalik akibat menabrak pusaran air sungai Senin (13/12/2021).

Kejadian terjadi di Sungai Laa Desa Tiu Kecamatan Petasia Barat Kabupaten Morowali Utara sekira pukul 13.00 wita, Adapun identitas korban sebagai berikut;

1.Markus Alipa,65 tahun beralamat di desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso (korban belum di temukan).

2.Jeli Petra Alipa,33 tahun,beralamat di desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso (anak korban selamat)

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Petasia Ipda Ahmad Sadat S.Sos.

“Betul, telah terjadi tenggelamnya sebuah kapal katinting di Sungai Laa Desa Tiu Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara yang ditumpangi oleh ayah dan anak yang hendak pergi mengolah kayu ramuan rumah di Desa Ulu Laa dengan menggunakan  perahu motor katinting,” jelas Kapolsek.

Namun saat katinting yang ditumpangi ayah dan anak ini melintas di Pasompelabu wilayah Desa Ulu Laa bertepatan pada pusaran air sungai, perahu yang ditumpangi olek Markus dan anaknya tiba tiba di hantam oleh arus air dari samping kiri perahu yang mengakibatkan perahu tersebut tersandar di tebing sungai.

“Hantaman arus deras sungai itu mengakibatkan air masuk ke dalam perahu dan tenggelam,” tambah Kapolsek.

Selanjutnya, Markus hendak menyelematkan perahu dan barang-barang yang ada di atas perahu.  Kemudian, Markus memanggil anaknya yang saat itu terlempar di tebing sungai. Saat itu anak dari Markus sudah tidak melihat bapaknya.

Setelah kejadian tersebut anak korban Keli Petra mencari bantuan yang pada saat itu ada warga yang melintas menggunakan perahu. Sekitar pukul 14.00 wita anak korban tiba di Desa Tiu dan menginformasikan bahwa korban mengalami musibah tenggelamnya perahu yang ditumpangi bersama bapaknya.

Polri bersama TNI dibantu masyarakat Desa Tiu hingga saat ini masih melakukan pencarian namun sampai saat ini korban belum bisa ditemukan.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat kondisi sudah malam dan minimnya peralatan serta penerangan, ditambah lagi situasi cuaca yang kurang mendukung, pencaharian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here