Orasi Ilmiah di Wisuda Unkrit, Delis Sampaikan 7 Strategi Kembangkan Kampus

0
156
Foto: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi saat menyampaikan orasi ilmiah dalam wisuda Unkrit Tentena ke VIII (Foto: Dok.MCDD)

TENTENA, POSONEWS – Bupati Morowali Utara Dr dr Delis Julkarson Hehi, MARS memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda VIII Program Strata 1 Universitas Kristen (Unkrit) Tentena di Banua Mpogombo, Unkrit di Tentena, Jumat (29/10/2021).

Dalam orasi ilmiah dihadapan 1.320 wisudawan dan orang tua mereka serta ratusan undangan itu, Dr Delis mengatakan bahwa Unkrit adalah aset bangsa dan daerah Sulteng yang strategis dan memiliki berbagai keunggulan.

“Namun untuk memajukan Unkrit ke depan, izinkan saya pada kesempatan ini berbicara mengenai bauran pemasaran (marketing mix) yang bisa diterapkan Unkrit ke depan,” ujar Delis, doktor Ekonomi Kesehatan dari Universitas Tujuhbelas Agustus (Untag) Surabaya itu.

Ada tujuh elemen penting (7P) dalam bauran pemasaran menurut Boom dan Bitner yakni pertama: masalah produk (Product).

Produk yang ditawarkan Unkrit, seperti fakultas, jurusan, program studi harus menarik. Pilihlah jurusan yang berwawasan masa depan dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Pastikan bahwa produk yang disajikan berkualitas sehingga banyak calon mahasiswa yang berminat masuk.

“Unkrit adalah industri jasa pendidikan. Ini akan berjalan kalau mahasiswanya banyak sehingga univeristas tidak akan kesulitan pendanaan,” ujar dokter lulusan Unhas Makassar itu.

Hal kedua adalah promosi (Promotion). Sebaik apapun produk yang dimiliki dan sehebat apapun mutunya namun tanpa strategi promosi, Unkrit tak akan diminati.

“Unkrit punya pasar yang jelas, tinggal bagaimana pesan ini bisa sampai ke masyarakat dan upaya promosi bisa memengaruhi mereka untuk memikih Unkrit,” ujarnya.

Hal ketiga adalah harga (Price). Apakah SPP Unkrit sama dengan  yang lain?. Kalau sama, apa kelebihan Unkrit?

“Saya itu bermimpi suatu saat Unkrit akan membuat baliho raksasa berisi pengumuman: biaya pendaftaran gratis karena jemaat jemaat gereja lingkup GKST mensponsori biaya pendidikan di sini,” kata Delis lagi.

Hal keempat adalah tempat (Place). Ini keunggulan Unkrit dibanding yang lain karena  kampus Unkrit berada di tempat yang indah, pinggiran Danau Poso yang sejuk.

“Sangat tepat memang kalau Kota Tentena ini jadi kota pelajar karena ditunjang lingkungan. Ini nilai lebih Unkrit, bisa jadi daya tarik.

Yang kelima adalah penyedia jasa (People). Penyedia jasa layanan mulai dari rektorat sampai cleaning service  harus siap memberikan layanan yang ramah dan bersahabat mulai dari saat mahasiswa masuk halaman kampus sampai dalam ruang kuliah dan layanan administratif.

Hal yang keenam adalah penampilan fisik (Phisical Evidence). Seperti bangunan dan sarana, prasarana serta fasilitas pendidikan harus memadai baik jumlah dan kualitasnya.

“Kampus Unkrit sebagai kampus perdamaian memiliki keunggulan karena mendapat bantuan pemerintah dalam pembangunan fisiknya. Kedepan, mari kita jadikan kampus ini sebagai kampus hijau (green campuss),” ujarnya.

Hal ketujuh adalah proses (process). Semua aktivitas apapun di dalam kampus harus dijamin prosesnya berjalan baik dan memuaskan pengguna jasa.

Wisuda VIII Unkrit ini berlangsung dalam Rapat Senat Luar Biasa Unkrit yang dipimpin Rektor Yulian Rinawati Taaha, SE.MSi, dihadiri antara lain Wakil Bupati Poso, Ketua DPRD Poso serta Ketua Sinode GKST Pdt Jetrozon Rense. (MCDD/CHEM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here