Aliansi Ampana Gelar Aksi, Pertanyakan Penegakan Hukum Penggunaan Dana Covid-19

0
274

PosoNews.id, Touna- Aliansi Mahasiswa, Pemuda Peduli Rakyat Tojo Unauna (Ampana), mempertanyakan proses penegakan hukum penggunaan dana Covid-19 yang dikelola pihak terkait di dearah ini. Selain itu, mempertanyakan kinerja Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk DPRD Kabupaten Tojo Unauna (Touna).

Hal itu terungkap dalam aksi yang digelar Aliansi Ampana di depan Polres Touna, Selasa (25/5/2021).

Dalam aksinya koordinator aksi (Korlap) Ampana, Charly Johan Pangemanan dalam orasinya mengatakan, pihaknya mendesak pihak kepolisian setempat untuk mengusut tuntas kasus penyalahgunaan dana Covid-19 yang telah dilaporkan ke Polres Touna yang diduga melibatkan oknum-oknum pengelola dana Covid-19.

“Kami mendesak, mendukung dan meminta penegakan hukum dan bekerja secara profesional serta transparan dalam proses penegakan hukum dugaan penyalahgunaan anggaran Covid-19.” pintanya.

Selain itu kata Charly pihaknya menuntut keterbukaan informasi terkait hasil kerja-kerja Pansus Covid-19 di Tojo Unauna serta mendesak tim Pansus Covid-19 memberikan Rekomendasi eksternal dalam upaya penegakan hukum penyalahgunaan anggaran Covid-19.

“Informasi soal penggunaan dana Covid-19 di Kabupaten Tojo Unauna sampai saat ini simpang siur dengan nilai yang cukup besar,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy saat menanggapi tuntutan para masa aksi menjelaskan, pihaknya akan terus bekerja secara profesional dalam menangani kasus dugaan penyalahgunaan dana Covid-19 di Kabupaten Touna khususnya yang terjadi di Kecamatan Ampana Tete yang saat ini sedang ditangani pihak Reskrim Polres Touna.

“Hingga saat ini kami telah memintai keterangan dari 18 orang saksi dari berbagai pihak terkait permasalahan yang telah dilaporkan ke Polres Touna,” kata Kapolres.

Selain itu kata Kapolres, pihaknya dalam menangani kasus penyalahgunaan dana Covid-19 tersebut, pihaknya bekerja secara profesional dan akan menyandingkan keterangan saksi dengan bukti yang ada, sehingga dapat mengungkap para pelaku.

“Dalam mengungkap kasus ini, kami akan bekerja secepatnya dan profesional dengan personil yang ada,” tegasnya.

Usai mendengarkan penjelasan dari Kapolres Touna, massa aksi selanjutnya menuju ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ampana dan ke DPRD Touna, untuk menyampaikn hal serupa. RHM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here