Operasi Pencarian Terhadap Warga Ampibabo Timur yang Hilang Di Perairan Teluk Tomini Dihentikan

0
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap Yurin (50) Warga Ampibabo Timur Kecamatan Ampibabo yang hilang di perairan Teluk Tomini sejak (7/8/2020). Operasi pencarian dihentikan pada hari ketujuh (14/8/2020) setelah tanda-tanda terhadap keberadaan korban tidak ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. FOTO : DOK Basarnas Palu
- Advertisement -

POSONEWS, Parimo – Pencarian terhadap satu orang nelayan hilang di Perairan Teluk Tomini Desa Ampibabo Timur Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulteng, dihentikan oleh tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes selaku SMC mengatakan, Tim SAR gabungan telah melakukan operasi SAR selama tujuh hari dan pagi ini kembali dilakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet pada area pencarian seluas 21 nm. Hingga pencarian pukul 17.00 wita tim SAR gabungan tidak menemukan satupun tanda-tanda keberadaan korban.

“Berdasarkan SOP Basarnas terkait pencarian dan pertolongan. apabila operasi SAR telah memasuki hari ke tujuh dan tidak ditemukan satupun petunjuk yang mengarah kepada penemuan korban maka operasi SAR akan ditutup. Namun, penutupan tersebut pihak Basarnas tidak serta merta lepas tangan, tetap kami akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait ataupun masyarakat setempat sehingga apabila ada informasi ataupun tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR akan dibuka kembali,” terangnya dalam rilis Humas Basarnas Palu, Jumat (14/8/2020) sore.

Baca Juga : Satu Warga Ampibabo Timur Dilaporkan Hilang di Perairan Teluk Tomini

Dia menjelaskan, penutupan operasi SAR juga sudah disepakati oleh semua unsur SAR ataupun keluarga korban, penutupan tersebut dilakukan setelah Tim SAR gabungan melakukan evaluasi yang dipimpin oleh OSC, Ricky Mallawa.

Pihak keluarga kata Andrias, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pencarian Yurin (50 tahun).

“Dengan ditutupnya operasi SAR tim SAR gabungan kembali ke kesatuannya masing-masing,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (7/8/2020) sekitar pukul 14.35 Wita korban Yurin pergi melaut di perairan telum Tomini, Parigi Moutong. Keesokan harinya Sabtu (8/8/2020) pukul 15.00 Wita, perahu korban ditemukan oleh nelayan dalam keadaan mesin masih hidup di perairan Teluk Tomini seputaran Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parimo, untuk selanjutnya perahu korban ditarik oleh nelayan ke Desa Ampibabo Timur.(*/RHM)

Baca Juga :  Danrem 132 Tadulako Ingatkan Babinsa di Kodim Poso Selalu Waspada Jaga Teritorial

Baca Juga : Hari Ketujuh Dua Anak Suku Lauje Belum Ditemukan Operasi Pencarian Dihentikan

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here