POSONEWS.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nilam Sari Lawira, kembali menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) Fase II secara simbolis kepada 899 pelajar di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Penyerahan bantuan yang diwakili oleh orang tua siswa itu, berlangsung dalam agenda reses dan penyerapan aspirasi masyarakat, Rabu (24/12/2025).
Nilam Sari Lawira yang duduk di Komisi X DPR RI menjelaskan, penyaluran PIP Fase II ini melanjutkan perjuangannya pada Fase I tahun 2025.

Tahap sebelumnya, ia berhasil memperjuangkan 1.349 kuota PIP, sehingga total penerima PIP di Kabupaten Poso sepanjang 2025 mencapai 2.238 siswa.
“PIP menyasar peserta didik dari keluarga kurang mampu di berbagai jenjang pendidikan, yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan serta mencegah anak-anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi,” ujar Nilam.
Menurutnya, PIP merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Sehingga faktor ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus belajar dan berprestasi.
“Melalui PIP kami berharap anak-anak di Poso dapat terus bersekolah dan meningkatkan prestasi tanpa harus dibebani persoalan biaya,” ucap Nilam Sari Lawira.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Nilam juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan tambahan kuota PIP bagi Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Poso, agar semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat.
Ia turut mengingatkan agar dana PIP digunakan sesuai peruntukan, seperti pembelian perlengkapan sekolah, seragam, alat tulis, serta kebutuhan penunjang pendidikan lainnya.
Penyaluran bantuan tersebut disambut antusias oleh siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Mereka menilai PIP sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Salah satu orang tua penerima PIP, Linda Hasmidar, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, PIP sangat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.
“Alhamdulillah, dengan PIP ini kami bisa membeli perlengkapan sekolah anak. Terima kasih kepada Ibu Nilam yang sudah memperjuangkan bantuan ini,” ungkap Linda.
Nilam Sari Lawira berharap penyaluran PIP dapat terus berkelanjutan dan tepat sasaran. Dengan demikian, kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Poso dapat terus meningkat, sekaligus menekan angka putus sekolah.(***)





