Kapolda Sulteng Upacara Bendera di Tamanjeka, Petugas Upacara Warga dan Eks Napiter

0
56
Foto: Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho didampingi Kasatgas Ops Madago Raya, Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, dan ibu Bhayangkara, foto bersama para petugas upacara yang terdiri dari eks napiter dan pemuda Dusun Tamanjeka (Rusli)
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Agus Nugroho memimpin upacara bendera peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lapangan Sepak Bola Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kabupaten Poso, Minggu (17/8/2025).

Upacara kali ini terasa berbeda karena para eks narapidana terorisme (napiter) serta pemuda setempat, turut mengambil bagian menjadi perangkat upacara. Mulai dari Komandan upacara, petugas pengibar bendera, pembaca teks proklamasi dan pembaca naskah UUD 1945.

Sementara pasukan upacara terdiri dari peleton masyarakat Desa Masani, Perangkat Desa Masani, anak anak pesantren, Bhayangkara Tadulako Offroader (BTOF), komunitas vespa Palu dan para pelajar.

Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan peserta dari unsur Forkopimda Poso, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, tokoh masyarakat, agama, hingga pemuda. Kehadiran berbagai elemen itu dinilai menjadi simbol kebersamaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80.

Dalam kesempatannya, Kapolda Sulteng menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya sebatas seremoni, tetapi juga momentum memperkuat nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas di tengah perbedaan.

“Upacara ini bukan sekadar penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga pengingat bagi kita semua bahwa Indonesia berdiri kokoh karena persatuan,” ujar Irjen Agus Nugroho.

Keterlibatan eks napiter dalam kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus. Menurut Kapolda, hal ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebangsaan dapat merangkul siapa saja yang ingin kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Ia berharap keterlibatan mereka dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan yang diprakarsai Polda Sulteng dalam memperingati HUT RI ke 80. Hal ini menandakan Gema Merdeka Nusantara dari Dusun Tamanjeka,” ujar Kapolda kepada wartawan.

Tak hanya itu, hadirnya komunitas otomotif seperti BTOF dan vespa Palu juga menambah semarak perayaan. Kehadiran mereka disebut sebagai wujud partisipasi aktif anak muda dalam menjaga semangat kemerdekaan dengan cara yang positif.

Forkopimda Poso bersama tokoh masyarakat mengapresiasi langkah Kapolda Sulteng yang dinilai berhasil menghadirkan semangat kebersamaan lintas kelompok. Upacara bendera di Tamanjeka disebut sebagai simbol rekonsiliasi dan semangat membangun Poso yang maju, aman, damai dan sejahtera.

Di akhir upacara, peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat. Suasana khidmat bercampur haru juga dirasakan peserta upacara saat dibentangkan bendera merah putih raksasa berukuran 20 x 30 meter oleh para eks Napiter.

Rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 80 di Dusun Tamanjeka juga ditandai dengan pemberian bansos berupa mesin jahit dan alat obras kepada masyarakat dan istri istri eks napiters serta peletakkan batu pertama pembangunan Tugu Pancasila di Dusun Tamanjeka Desa Masani Kabupaten Poso. ULY