POSONEWS.ID – Bupati Morowali Utara, dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menghadiri acara penahbisan sekaligus peresmian dan HUT yang ke 12 tahun Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Yerusalem Mata, yang terletak di Dusun Mata, Desa Korowou, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Senin (7/7/2025).
Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Sinode GKST, Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th., dan turut dihadiri oleh para Pendeta-pendeta Seklasis Lembo, para jemaat, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Bupati Delis menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan rumah ibadah tersebut. Ia mengapresiasi semangat jemaat yang hanya berjumlah 22 kepala keluarga namun mampu membangun gereja yang megah dan representatif.

“Ini adalah bukti nyata kasih dan pertolongan Tuhan serta kerja keras jemaat dalam membangun rumah-Nya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Delis menekankan pentingnya toleransi antarumat beragama sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Morowali Utara. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan perbedaan sebagai kekayaan bangsa yang harus dihargai bersama.
Prosesi penahbisan dilanjutkan dengan peresmian gedung gereja secara simbolis melalui penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh anggota DPD RI perwakilan Sulawesi Tengah, Febriyanti H.D.J. Hongkiriwang, di pintu utama gereja.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja Yerusalem Mata, Kompol Marthen Ratu, dalam sambutannya mengatakan, pembangunan gereja ini telah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 750 juta.
Lebih lanjut Marthen menyampaikan bahwa jemaat GKST Yerusalem Mata kini telah berkembang pesat. Dari yang awalnya hanya 7 kepala keluarga, kini telah menjadi 22 kepala keluarga dalam kurun waktu 12 tahun. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pembangunan gereja hingga selesai.
Dengan diresmikannya Gereja GKST Yerusalem Mata diharapkan tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan iman dan pembinaan rohani bagi jemaat, namun juga menjadi simbol persatuan dan semangat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Morowali Utara.
Kehadiran para tokoh, baik dari unsur pemerintahan, gereja, maupun masyarakat, menunjukkan sinergi dan dukungan penuh terhadap kebebasan beragama dan penguatan nilai-nilai moral di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, masyarakat berharap gereja ini dapat menjadi sumber damai, terang, dan pelayanan bagi seluruh umat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Tengah, Febriyanthi H.D.J Hehi, S.Si., Apt., Ketua Umum Majelis Sinode GKST Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th., Danramil Lembo yang diwakili Kapt. Inf. Muhar, Kapolres Morut diwakili Kabagops AKP Charles B.N. Karimar, S.I.K., S.H., M.H., serta para Pendeta, tokoh gereja dan masyarakat lainnya. CHEM





