Polres Morut dan Group Bintang Timur Laksanakan Tanam Perdana Tumpang Sisip Jagung dan Sawit

0
347
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Bertempat di perkebunan PT. Nusamas Griya Lestari (PT. NGL), Desa Mayumba, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara, telah dilaksanakan kegiatan penanaman perdana tumpang sisip jagung dan sawit seluas 10 hektar. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Morowali Utara melalui Polsek Mori Atas dan Group Bintang Timur yang terdiri dari tiga anak perusahaan, yaitu PT. Nusamas Griya Lestari, PT. Timur Jaya Indomakmur, dan PT. Kirana Sinar Gemilang.(8/3/2025).

Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari program Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar yang digagas oleh Polri, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI, Gapki, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, serta swasta dan masyarakat. Tumpang sisip jagung dengan sawit berusia 2 bulan diharapkan dapat sukses panen, mengingat perawatan dan pemupukan tanaman jagung akan dilakukan bersamaan dengan perawatan sawit oleh karyawan perusahaan.

Untuk diketahui,dana untuk pembelian bibit, perawatan, dan pemupukan tanaman jagung sepenuhnya berasal dari pendanaan pihak perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab mereka kepada negara dan lingkungan.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Waka Polres Morowali Utara Kompol Suriadi, SH., MM.,didampingi oleh kapolsek mori atas Iptu Saparuddin SH, Camat Mori Atas Akron S. Tampake, S.Pd., dan RC Bintang Timur Morowali Binsar Sirait, serta perwakilan dari Koramil 1311-05 tomata, dan beberapa kepala desa setempat serta para kariawan dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, RC Bintang Timur Morowali Binsar Sirait menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat, dengan perusahaan siap merawat tanaman jagung hingga masa panen.

Selain itu, Camat Mori Atas, Akron S. Tampake, S.Pd.,pada kesempatan itu pula,mewakili pemerintah daerah dalam mendukung program ini berharap, agar kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi dapat berlanjut dengan perhatian yang berkelanjutan sampai panen dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Dengan terlaksananya penanaman perdana tumpang sisip jagung dan sawit ini, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan memberi dampak positif bagi masyarakat, serta menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Kegiatan yang berjalan lancar dan aman ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah ini. Penanaman serentak ini berakhir pada pukul 10.30 WITA dan menjadi simbol sinergitas dalam mendukung program pemerintah untuk kemajuan sektor pertanian. CHEM