POSONEWS.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara melalui Dinas PUPR Morut tengah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Kolonodale agar dapat menjadi Ibukota Kabupaten yang ideal.
Bertempat di Sheraton Grand Hotel Jakarta pada Senin, (11/11/2024), Pjs. Bupati Morowali Utara Dr. Farid R. Yotolembah, M.Si, memaparkan RDTR Kota Kolonodale dihadapan Pejabat Kementrian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Dirjen Tata Ruang Abdul Kamarzuki dan Chriesty E. Lengkong.
Dalam paparannya, Pjs. Bupati Morut mengatakan bahwa saat ini Kota Kolonodale tengah dirancang sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dengan fungsi sebagai pusat pelayanan pemerintahan, perekonomian, pelayanan umum, pariwisata dan transportasi berbasis tangguh bencana dan berkelanjutan.
Pada RDTR yang telah disusun oleh Dinas PUPR Morut, Rencana Struktur Ruang Kota Kolonodale juga telah meliputi berbagai aspek perencanaan berbagai jaringan seperti jaringan transportasi, telekomunikasi, air minum, persampahan, drainase, dan juga energi.
Selain itu pengembangan pusat pelayanan sampai dengan pengelolaan air limbah dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) juga telah masuk dalam Rencana Struktur Ruang Kota Kolonodale.
“Tujuan penataan ruang yakni mewujudkan Kabupaten Morowali Utara sebagai pusat pengembangan agropolitan dan miniapolitan yang berbasis pada Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia dengan dukungan sarana dan prasarana yang memperhatikan aspek pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan dibawah semboyan Tepo Asa Aroa”, jelas Pjs. Bupati saat memaparkan RDTR Kota Kolonodale.
Pjs. Bupati Morut sendiri berharap adanya masukan dari pihak Kementrian ATR/BPN terhadap integrasi Kebijakan Nasional dan Kebijakan Daerah dapat terakomodir dalam penyusunan RDTR Kota Kolonodale.
Dirinya juga berharap RDTR Kota Kolonodale yang telah disusun dapat memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang dan acuan bagi kegiatan pengendalian pemanfaatan ruang.
“Ketersediaan RDTR menjadi dasar dalam proses perizinan yang bersih serta menciptakan iklim investasi yang baik bagi Kabupaten Morowali Utara”, ungkap Pjs. Bupati Morut mengakhiri paparannya.
Nampak hadir mendampingi Pjs. Bupati Morut yakni Sekretaris Daerah Morut Ir. Musda Guntur, MM, Asisten II Setdakab Morut Ir. H. Ridwan Nonci, Kepala Dinas PUPR Morut Destuber Mato’ori ST, M.Sc, Kepala Bappelitbangda Morut Gerzom Tandi, ST, M.Eng, Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas PUPR Morut Ir. Lohmeyer PB. ST, MT beserta staf. CHEM





