POSONEWS.ID – Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Morowali Utara melalui sekretarisnya Arif Paskal Pokonda, menghimbau kepada semua masyarakat seiring dengan pergantian musim hujan ke musim panas. Perubahan ini berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh jentik nyamuk Aedes Aegypti.
Hal ini ketika dilakukan survei oleh puskesmas Mori Atas dalam hasil surveinya ditemukan indikasi adanya jentik nyamuk Aedes aegypti yang hidup di beberapa tempat pada pemukiman warga di Kecamatan Mori Atas.
Terkait hal itu, untuk mencegah penyebaran DBD, Dinas Kesehatan mengajak seluruh warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan. Beberapa langkah yang dapat diambil meliputi:
- Membersihkan Lingkungan: Pastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah, termasuk di tempat penampungan air, pot bunga, atau tempat sampah.
- Menguras Penampungan Air: Lakukan pengurasan pada penampungan air minimal seminggu sekali dan tutup rapat tempat-tempat yang dapat menampung air.
- Menggunakan Obat Pembunuh Jentik: Gunakan larvasida pada tempat penampungan air yang tidak bisa dikuras.
- Melaporkan Kasus DBD: Segera laporkan jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala demam berdarah kepada fasilitas kesehatan terdekat.
Arif mengajak dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita dapat berkontribusi dalam mencegah penyebaran penyakit DBD.
“Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan aman untuk kita semua,” ujar mantan Kepala Puskesmas Mamosalato tersebut.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Kabupaten Morowali Utara. CHEM





