Pemda Touna Gelar Upacara HUT Provinsi Sulteng ke 60, Berbagai Capaian Pembangunan Dipaparkan

0
5
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Bupati Tojo Una-Una yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Nawatsara Panjili bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah Ke-60. Bertempat di halaman Kantor Bupati Tojo Una-Una, Rabu (17/04/2023).

Upacara ditandai dengan pembacaan sejarah lahirnya Provinsi Sulawesi Tengah oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Nunung Susanti Podungge.

HUT Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini mengusung tema “Kuat Dan Tangguh Untuk Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera Dan Lebih Maju”.

Gubernur mengucapkan Dirgahayu Provinsi Sulawesi Tengah ke 60 Tahun 2024, serta ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusinya dalam membangun Sulawesi Tengah dengan kerja keras dan keikhlasan. Dalam momentum bulan syawal ini juga, orang nomor satu di sulawesi tengah itu mengucapkan selamat merayakan hari raya idul fitri 1445 Hijriyah mohon maaf lahir dan batin.

“Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke 60 ini merupakan HUT yang ke 3 kalinya dalam periode kepemimpinan saya H. Rusdy Mastura bersama H. Ma’mun Amir sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah”. Ucap Asisten II Nawatsara Panjili membacakan sambutan tertulis Gubernur

Ia menambahkan bahwa kemajuan pembangunan Sulawesi Tengah yang sudah diraih selama ini dapat dilihat pada sejumlah indikator capaian kinerja pembangunan, sebagai berikut :

  • Laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2021 s/d 2023 cukup baik yaitu pada tahun 2021 sebesar 11,70% kemudian Tahun 2022 15,17% dan tahun 2023 sebesar 11,91%. Dalam kurun waktu 3 tahun tersebut Sulteng berada di atas rata-rata nasional yaitu 5,05% dan pada tahun 2023 ini menjadikan laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah berada di urutan kedua secara nasional di bawah Maluku Utara.
  • Untuk persentase kemiskinan Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Maret tahun 2021 sebesar 13,00%, menurun menjadi 12,33% pada Maret Tahun 2022. Kemudian pada Maret tahun 2023 sedikit mengalami kenaikan menjadi 12,41%. Hal ini dipicu oleh kenaikan BBM pada September 2022 yang berdampak terhadap terjadinya lonjakan inflasi, Namun demikian Angka kemiskinan ekstrem dapat menurun signifikan yakni dari 3,02% pada Tahun 2022 menjadi 1,44% pada Tahun 2023.
  • Demikian halnya dengan tingkat pengangguran terbuka provinsi sulawesi tengah mengalami penurunan selama 3 tahun berturut-turut yakni dari 3,75% pada agustus tahun 2021 menurun menjadi 3,00% pada agustus tahun 2022, kemudian pada agustus tahun 2023 menjadi 2,95%.
  • Selanjutnya indeks gini Provinsi Sulawesi Tengah Mengalami penurunan yakni dari 0,316 poin pada Maret 2021 menjadi 0,308 poin pada Maret Tahun 2022, Kemudian pada Maret 2023 menurun menjadi 0,304 poin. Hal ini mengindikasikan bahwa ketimpangan pendapatan masyarakat semakin mengecil atau distribusi pendapatan masyarakat semakin membaik.
  • Indeks pembangunan manusia (IPM) Provinsi Sulawesi Tengah mengalami peningkatan sepanjang 3 tahun terakhir yakni dari 70,54 poin pada tahun 2021 menjadi 71,01 poin pada Tahun 2022, kemudian meningkat 71,66 poin pada tahun 2023 dengan status capaian kategori IPM tinggi.
  • Stunting di provinsi Sulawesi Tengah Mengalami penurunan yakni dari 29,7% pada tahun 2021 menurun menjadi 28,2% pada Tahun 2022 Kemudian pada tahun 2003 menurun menjadi 27,2% (Sumber data : Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) ).
  • Wilayah provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2023 telah keluar dari wilayah yang memiliki Kabupaten sangat Tertinggal dan pada saat ini provinsi Sulawesi Tengah status Desa sangat Tertinggal telah berhasil dientaskan. (Sulawesi Tengah sudah tidak memiliki desa dengan status tertinggal).
  • Untuk capaian SAKIP Provinsi Sulawesi Tengah dari tahun 2016-2021 (6 tahun berturut-turut) mendapatkan predikat B, namun di tahun 2022 dan 2023 naik peringkat mendapatkan SAKIP BB;
  • Selain itu pendapatan asli daerah dari tahun sebelumnya sejumlah 900 miliar Rupiah meningkat pada tahun 2023 menjadi 2,059 Triliun Rupiah.
  • Dan terakhir pada tahun 2023 realisasi investasi juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan yaitu sebesar 111,9 Triliun, melebihi target yang diberikan oleh pemerintah pusat sebesar 111,68 triliun sehingga menempatkan Sulawesi Tengah berada di peringkat 4 nasional setelah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Untuk itu, atas capaian prestasi pembangunan dalam kurun waktu 3 tahun tersebut Gubernur mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para bupati walikota seluruh stakeholder dan masyarakat Sulawesi Tengah yang telah bersinergi dalam membangun Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju.

Gubernur Rusdy Mastura juga berpesan dan mengajak untuk jangan berpuas diri, teruslah berinovasi untuk pembangunan di Sulawesi Tengah yang kita cintai ini, terlebih prospek ke depan dengan ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai ibukota Nusantara (IKN) membuat kedudukan Provinsi Sulawesi Tengah menjadi sangat strategis sebagai daerah penunjang IKN.

Lebih lanjut, dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antara wilayah di provinsi Sulawesi Tengah maka pada Tahun 2022 sampai dengan tahun 2024 terdapat beberapa proyek prioritas pemerintah provinsi Sulawesi Tengah sebagai berikut :

  • Pengembangan kawasan nusantara seluas 1.123, 59 hektar di Desa Talaga, Kecamatan dampelas Kabupaten Donggala, dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung destinasi pariwisata Sunset City di Kabupaten Donggala;
  • Rekonstruksi Jalan ruas Tonusu-Pendolo di Kabupaten Poso;
  • Rekonstruksi Jalan luas Salakan-Sambiut di Kabupaten Banggai Kepulauan;
  • Rekonstruksi Jalan ruas Beteleme-Nuha di Kabupaten Morowali Utara;
  • Rekonstruksi jalan ruas Siuna-Bualemo di Kabupaten Banggai;
  • Rekonstruksi jalan ruas Air terang-Momunu di Kabupaten Buol;
  • Pembangunan jalan ruas Bora-Pandere di Kabupaten Sigi;
  • Rekonstruksi jalan Simpang Lampasio-Oyom di Kabupaten Toli-Toli;
  • Rekonstruksi jalan ruas Tinakin-Mato di Kabupaten Banggai Laut;
  • Pembangunan jalan pada Komunitas Adat Terpencil (KAT) dalam rangka pementasan kemiskinan di Kabupaten Parigi Moutong;
  • Rekonstruksi Jalan pada wilayah kantong kemiskinan di Kabupaten Tojo una-una;
  • Pembangunan pengaman pantai dan tanggul Sungai di Kabupaten Morowali, serta
  • Pembangunan Masjid raya Sulawesi Tengah di Kota Palu.

Daerah kita ibarat potongan kecil surga yang diturunkan Tuhan ke bumi sehingga Sulawesi Tengah memiliki keindahan dan kekayaan alam yang luar biasa, dengan alam yang subur, dan hasil laut yang melimpah. Olehnya, agar Anugerah tersebut tidak hanya dirasakan segelintir orang atau kelompok maka kami menginginkan pembangunan Sulawesi Tengah yang terintegrasi dan berlandaskan pada keadilan sosial dengan didasari pada kebutuhan,” tegas Gubernur Rusdy Mastura. */CH