POSONEWS.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah telah membangun sarana dan prasarana fisik baik itu ruang kelas baru, gedung laboratorium, gedung perpustakaan yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
“Untuk memberikan pendidikan terbaik, adanya fasilitas yang menunjang sangat diperlukan. Saya ikut bahagia akhirnya sekolah ini bisa memiliki laboratorium Kimia,” ungkap Alwi Ahmad Musa, S.Sos, Kacabdis Wilayah Tiga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah saat meresmikan gedung laboratorium kimia SMA Negeri 3 (SMANTIG) Poso, Kamis (26/1/2023).
Dia menuturkan, bahwa pembangunan ini tidak kalah penting dibanding merawat apa yang sudah dimiliki.
Olehnya, fasilitas baru ini benar-benar dirawat dengan baik, dan difungsikan sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan potensi anak didik secara maksimal.
“Saya merasa sangat bahagia, karena SMANTIG kini memiliki gedung laboratorium baru yang menjadi salah satu kunci peningkatan kualitas pembelajaran,” tuturnya.
Adanya gedung Laboratorium Kimia ini sambung Alwi, sangat membantu dalam mendidik siswa-siswi. Pasalnya dengan fasilitas yang memadai, tentunya mutu pembelajaran akan meningkat.
Dia berharap lewat bantuan pembangunan gedung laboratorium yang berasal dari sumber DAK tersebut, ada peningkatan mutu anak didik di SMANTIG Poso dan menjadi motivasi bagi sekolah lainnya untuk berlomba-lomba memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah pusat.
Selain itu pihaknya menginginkan komite sekolah bisa membantu mengarahkan anak didik menjaga apa yang pemerintah sudah berikan.
“Tidak hanya satu atau dua tahun saja, tetapi bertahun-tahun bisa dinikmati oleh anak didik, utamanya gedung Laboratorium Kimia dalam mengembangkan kemampuannya dibidang penelitian,” pintanya.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Amir Kusa sangat mengapresiasi bantuan dari pemerintah pusat dalam menunjang mutu dan SDM anak-anak didik dengan adanya penambahan ruang Laboratorium Kimia.
Sehingga kata dia, anak didik akan lebih tahu dasar-dasar pelajaran MIPA karena sudah ditunjang dengan laboratorium dalam melakukan penelitian.
Dia berharap, agar pihak sekolah, guru dan siswa siswi ada rasa memiliki sehingga gedung tersebut bisa dijaga dengan baik.
Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Poso Abdullah Lahambu, S.Pd, M.Pd menegaskan, dengan adanya laboratorium ini, para siswa akan banyak melakukan praktek penelitian di bidang studi IPA maupun Fisika, sehingga akan menunjang nalar mereka dalam memahami sains.
Sebab, lanjut Kepsek, teori yang tidak dibarengi dengan praktek, tentunya kurang menarik bagi peserta didik serta dapat menimbulkan kejenuhan.
“Melalui peresmian laboratorium ini, saya harapkan para siswa akan lebih memahami pelajaran dan dapat lebih mengembangkamn kreatifitasnya di bidang IPA,” tandasnya. (JUAN)





