Berawal Ciuman Berujung Terali Besi, Ini Penjelasan Satreskrim Polres Morowali

0
11

POSONEWS.ID – Unit IV PPA Satreskrim Polres Morowali melakukan pemeriksaan dan interview terhadap 3 (tiga) orang saksi, atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap perempuan AT (16) yang terjadi di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali.

Kasat Reskrim Polres Morowali, Iptu Arya Widjaya mengungkapkan, korban AT mengakui kalau tersangka MS telah melakukan hubungan badan bersamanya.

Tersangka (MS) mencoba melakukan tipu muslihatnya dengan mengajak korban untuk bertemu sambil berbincang bincang di kosnya.

“Setibanya di kosan MS, korban langsung ditarik oleh tersangka kedalam kosnya. Melihat tetangga kosan yang sudah tertidur pulas tersangka mulai melakukan aksi bejatnya,” ungkap Kasat saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Selasa (20/9/2022).

Sementara MS mengaku bahwa dirinya sering memberikan uang kepada korban. Dan beberapa kali juga melakukan adegan dengan mendokumentasikannya lewat vidio handphonenya.

“Kalau ditotal sudah sekitar Rp. 2 jutaan yang diberikan MS kepada korban untuk memenuhi kebutuhannya,” jelas Kasat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dirangkum Sat Reskrim Morowali, aksi bejat yang dilakukan MS berawal di bulan Maret 2022.

“Dari pengakuan tersangka mereka sering melakukan ciuman setiap kali bertemu,” terang Kasat.

Saat ini pelaku dilakukan penahanan di Polres Morowali selama 20 hari untuk memperlancar proses penyidikan lebih lanjut.

Atas aksinya itu, tersangka dikenakan Pasal 76D Jo pasal 81 ayat (1) dan pasal 81 ayat (2) undang undang perlindungan anak, hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun. Serta denda paling banyak Rp. 5 Miliyar. (DRM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here