Tersisa 3 DPO Teroris Poso, Anggota Komisi III DPR RI Angkat Bicara

0
65

PosoNews.id, Satuan tugas Operasi Madago raya terus melakukan upaya pengejaran terhadap sisa tiga daftar pencarian orang ( DPO) teroris Poso yang saat ini masih diduga berkeliaran di sekitar wilayah hutan Kabupaten Poso,Kabupaten Parimo dan wilayah pengunungan Kabupaten Sigi

Melalui soft approach Satgas Madago Raya mengimbau kepada sisa tiga orang dari kelompok DPO teroris Poso, untuk segera menyerahkan diri guna mempertanggung jawabkan perbuatanya di depan hukum.

Menyikapi hal itu, legislator asal Provinsi Sulawesi Tengah H. Sarifuddin Sudding mengatakan, harus ada political will dalam menumpas gerakan-gerakan aksi terorisme yang ada di Poso.

“Harus betul-betul saling bersinergi sehingga tiga orang sisa DPO ini menyerahkan diri, atau dilakukan penindakan jika tidak mau kompromi. Saya kira tidaklah terlalu berat walaupun medanya sangat berat dan cukup banyak memakan korban, banyak juga anggota-anggota kita dari TNI-Polri dan masyarakat menjadi korban, olehnya kita patut memberikan penghargaan kepada teman-teman TNI-Polri,” ungkap Sarifuddin, Jumat (4/3/2022).

Sementara, Wakasatgas V Humas Ops Madago Raya AKBP Yudho Huntoro mengungkapkan, upaya-upaya persuasif terus dilakukan. Dibeberapa kesempatan Kapolda Sulawesi Tengah selaku Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO) Madago Raya mengimbau kepada tiga DPO teroris Poso untuk segera menyerahkan diri.

Hal ini juga kami sampaikan secara masif baik melalui media massa, imbauan menggunakan baliho, spanduk-spanduk dan selebaran-selebaran serta orang-orang yang di anggap bisa berhubungan langsung kepada pihak keluarga dari ketiga DPO tersebut.

“Upaya pembatasan ruang gerak dari simpatisan dan DPO teroris Poso Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae dan Suhardin alias Hasan Pranata juga dilakukan dengan cara melakukan razia dengan skala selektif dan prioritas oleh satgas madago raya,” ungkapnya.

Diketahui, kegiatan di akhiri dengan pemberian kompensasi oleh anggota Komisi III DPR RI, kepada 142 korban terorisme masa lalu oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban di gedung Pogombo kantor Gubernur Sulteng.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here