Siswi Prakerin Jadi Korban Perkosaan Oknum Karyawan Perusahaan

0
197
Foto: ilustrasi

MORUT, POSONEWS –  Kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Morowali Utara, tepatnya di tempat lodingan, antara Desa Korolama dan Koromatantu,  Kecamatan Petasia Barat pada Selasa (24/1/22) sekira pukul 06.30 WIB.

Kasus dugaan pemerkosaan tersebut menurut informasi dari keluarga korban dilakukan pelaku HR (26) warga Dusun Mata Desa Korowou, Kecamatan Lembo yang diketahui bekerja di PT GNI. 

Korban sebut saja Bunga (16) (Bukan nama sebenarnya) adalah seorang siswi SMK yang sedang melaksanakan Prakerin (Praktek Kerja Industri) di PT GNI Desa Bunta. Korban diketahui adalah Warga Desa Tiu Kecamatan Petasia Barat yang masih berstatus pelajar.

Novrice (38) ibu korban saat dikonfirmasi di Desa Tiu Kecamatan Petasia Barat  membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya,  kejadian tersebut diketahui setelah anaknya memberitahukan melalui telfon seluler usai korban diperlakukan secara tidak senonoh oleh pelaku.

“Awalnya saya dihubungi oleh anak saya melalui telepon dalam keadaan menangis histeris. Setelah mendengarkan semua apa yang anak saya sampaikan, saya langsung memerintahkan sepupu anak saya untuk bergegas dengan mengunakan sepeda motor menjemput anak saya,” ungkapnya.

Selanjutnya, setibanya di rumah, dirinya sempat menanyakan kepada korban apa yang telah terjadi yang dilakukan pelaku. Korban mengakui telah mendapatkan perlakuan pemerkosaan dari pelaku dengan cara memaksa dan membuka celananya selanjutnya menindih korban.

“Selain itu, korban juga menceritakan bahwa dirinya juga telah disetubuhi oleh pelaku,” jelasnya.

Atas pengakuan korban tersebut, siang itu keluarga korban langsung mengantar dan melakukan visum selanjutnya melaporkan kasus pemerkosaan tersebut ke Polres Morowali Utara, agar pelaku mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya sesuai dengan undang undang yang berlaku.

“Kami harap pelaku dapat cepat ditahan dan diproses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Apalagi sekarang korban masih trauma,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Morowali Utara saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp AKP Rangga Himawan Sanjaya membenarkan atas laporan kejadian tersebut, dan saat ini masih dalam proses.  

“Memang sudah ada laporan yang kami terima soal kejadian itu dan saat ini tengah dalam proses,” ujar Kasat Reskrim.

Namun hinga berita ini diturunkan, menurut keluarga korban pelaku masih berkeliaran dan belum ditangkap. Pihak keluarga korban meminta agar kepolisian segera menangkap pelaku.

“Saat ini anggota kami masih terus mengumpulkan barang bukti,” singkat Kasat Reskrim Rangga  Himawan Sanjaya.

Sementara itu kades Tiu Acil Ultrat Helai saat dikonfirmasi media ini, membenarkan kejadian yang menimpa warga desanya tersebut.

“Ia pak itu warga kami di desa Tiu dan saat ini laporannya sudah ditindaklanjuti ke pihak yang berwajib,” ucap kades. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here