Warga Poso Yang Tenggelam di Sungai Laa Ditemukan Tak Bernyawa

0
147
Foto: Proses evakuasi korban yang tenggelam di Sungai Laa (Humas Polres Morut)

MORUT, POSONEWS – Memasuki hari ketiga, pencarian korban tenggelam, Markus Alipa, 65 tahun, warga Kabupaten Poso akhirnya membuahkan hasil.

Korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa oleh Tim Gabungan Polsek Petasia, Personel Pol Air Pos Kolonodale, Koramil Petasia,  BNPB Morut, Basarnas Morut  dan dibantu warga  Desa Tiu, Desa Ululaa dan warga Desa Moleone,  sekitar 100 meter dari titik pertama kali dinyatakan hilang pada Senin (13/11/2021) sekitar pukul 13.00 wita.

Menurut Wakapolsek Petasia Ipda Widel Hespin, pencarian hari pertama dan hari kedua telah dilaksanakan semaksimal mungkin, namun cuaca yang tidak mendukung sehingga pencarian dihentikan dan dilanjutkan keesokan paginya.  Nanti pada pencarian hari ketiga,  korban tenggelam telah membuahkan hasil. Jasadnya ditemukan oleh Tim gabungan dan dibantu warga pada pukul 03.00 wita.

Jarak dari lokasi kejadian ke tempat korban ditemukan sekitar 100 meter dan setelah ditemukan korban langsung dibawa ke Puskesmas Anutoluwu Kecamatan Petasia Barat untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Sekira pukul 10.00 wita jenazah korban dibawa menggunakan ambulance ke rumah duka di Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso dan didampingi dari pihak keluarga korban  untuk dimakamkan.

Dikatakannya, korban Markus Alipa sebelumnya telah tenggelam di Sungai Laa Desa Ululaa Kecamatan Petasia Barat , pada hari Senin (13/12/2021) sekitar pukul 13.00 wita usai perahu bermotor katinting yang ditumpangi bersama anaknya Jeli P. Alipa tenggelam.

Melihat ayahnya tenggelam, Jeli P Alipa kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar dan sejak korban dinyatakan hilang, Polri bersama TNI, BPBD/Basarnas Kabupaten Morut serta warga melakukan  pencarian secara maksimal dengan menyisir aliran sungai Laa selama tiga hari. Dan pada hari ketiga korban akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia.

Ipda Widel Hespin juga menuturkan bahwa jenazah korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Anutoluwu Kecamatan Petasia Barat kemudian dilakukan otopsi ringan dan visum et repertum serta pemeriksaan jenazah oleh tenaga medis dari Puskesmas.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan selanjutnya jenazah korban dibawah ke rumah duka di Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso dan didampingi dari pihak keluarga korban untuk dimakamkan,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Markus Alipa bersama anaknya Jeli Petra Alipa (33) tenggelam karena perahu yang mereka tumpangi menabrak pusaran air. Ayah dan anak ini hendak pergi mengolah kayu ramuan rumah di Desa Ulu Laa. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here