Miris, APBD Morowali Surplus Daya Listrik Defisit

0
131
Informasi mengenai jadwal pemadaman listrik yang disampaikan PLN ULP Bungku

MOROWALI, POSONEWS – Belakangan ini, kebanggaan Kabupaten Morowali dalam hal APBD dianggap sangat berhasil dan membawa perubahan besar karena telah berposisi surplus setelah tahun-tahun sebelumnya mengalami defisit.

Namun hal itu berbanding terbalik dengan kondisi listrik yang sampai saat ini masih terus dilakukan pemadaman bergilir sesuai jadwal yang dikirimkan pihak PLN Rayon Bungku di sejumlah Whats App Group (WAG) sebagai bukti konkrit.

Alasannya pun masih klasik, mulai dari penebangan pohon, gangguan mesin, kekurangan debit air di PLTM Sakita, dan lain sebagainya, yang membuat masyarakat semakin bosan dengan keadaan tersebut.

Kemarahan masyarakat atau pelanggan PLN Morowali dari berbagai lapisan diluapkan lewat keluhan di WAG, bahkan pernah pula digelar aksi unjuk rasa beberapa bulan lalu.

Bupati Morowali dalam pernyataannya pernah mengungkapkan bahwa urusan listrik adalah kewenangan pihak PLN, bukan tanggung jawab dari Pemerintah Daerah. Dan hal itupun sempat menjadi polemik.

Mengenai kondisi ini, Wakil Ketua I DPRD Morowali, Syarifudin Hafid yang dikonfirmasi Minggu (24/10/2021) menjelaskan bahwa pihaknya sudah pernah memanggil PLN Rayon Bungku, namun alasannya masih tetap sama. Ia pun mengakui bahwa APBD Morowali dalam keadaan surplus sesuai laporan Pemkab ke DPRD.

Sementara, tokoh pemuda Morowali, Irwan Budiawan menuturkan bahwa pihak PLN sebaiknya mencari solusi yang lebih bermanfaat agar kondisi listrik di Morowali bisa lebih stabil, karena sudah bertahun-tahun dan beberapa kali pergantian Kepala PLN Rayon Bungku, hasilnya masih saja tetap sama, bahkan mungkin lebih buruk dari 4 atau 5 tahun yang lalu.

Irwan menegaskan, Pemerintah Daerah juga tidak boleh hanya berpangku tangan mengharapkan gerakan dari PLN.

“Semua urusan daerah ini adalah menjadi tanggung jawab pemimpin daerah, tidak boleh ada pembiaran. Katanya APBD surplus, tapi kok daya listriknya masih defisit? Okelah bukan sepenuhnya tanggung jawab Pemda, tapi Pemda wajib ikut serta berusaha secepatnya memberikan yang terbaik untuk rakyat. Kalau menunggu 2023, kelamaan,” ujar Irwan. BMG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here