Mantan Waket I DPRD Morowali Kritik Pemkab

0
276
H.Silahudin Karim

MOROWALI, POSONEWS – Cukup mengejutkan publik, mantan Wakil Ketua I DPRD Morowali periode 2014-2019, H Silahudin Karim mengkritik keras jalannya Pemerintahan dibawah kepemimpinan Taslim-Haji Najamudin (TAHAJUD).

Kritik tersebut disampaikan lewat akun facebooknya bernama Silahudin Minallah Aminullah yang cukup pnjang lebar penjelasannya. Padahal, ia juga sempat bergabung di Partai NasDem saat memasuki Pilkada serentak belum lama ini.

“Aku pikir perubahan sebuah kepemimpinan di Morowali 2018 silam, sudah mampu membawa perubahan yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi rakyat. Justru kondisi ekonomi rakyat saat ini dalam kondisi stagnan dan berjalan secara alami. Bahkan cenderung dikuasai oleh kelompok kelompok tertentu dan tidak memberikan kesempatan kelompok lain untuk bisa bangkit dari keterpurukan ekonominya,” tulisnya.

Kondisi itu menurutnya terindikasi adanya monopoli dari hampir semua kegiatan perekonomian. Sinyal ini sangat dirasakan oleh rakyat Morowali sebagai pelaku ekonomi di daerah ini, sehingga berdampak besar pada kesenjangan ekonomi rakyat.

“Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Pertanyaannya apakah sudah ini yang dikehendaki rakyat Morowali sehingga mendapatkan amanah rakyat? atau karena mendapatkan dukungan rakyat melalui dengan cara cara yang tidak wajar?? Saatnya kita sebagai rakyat Morowali yang merupakan pemilik dan pewaris negeri harus bangkit untuk melakukan kritikan dan perubahan daerah yang kita cintai ini.

“Karena kekuatan kekuasaan ada pada kekuatan rakyat itu sendiri dan merupakan hak yang mutlak bagi rakyat yang mendiami yang merupakan pemilik dan pewaris negeri serta menjadi hak hidup di daerah  yang kita cintai ini,” sambungnya.

“Bagi pemangku amanah rakyat saat ini jangan alergi menerima kritikan dan cacian karena resiko bagi kalian yang memegang amanah rakyat dan wajib dipertanggung jawabkan dunia dan akhirat kelak. Sesiapa yang mengkritisi bermakna masih sangat berharap perubahan untuk perbaikan demi kepentingan rakyat Morowali secara umum. Mohon maaf kalau ada kata kata kurang berkenan. Saya hanya bermaksud mengingatkan pada kalian untuk bisa menjawab harapan besar rakyat yang sudah lama ditunggu tunggu. Kritikan bukan bermakna membenci, justru bisa jadi jadikan sebagai filter atau intropeksi diri dalam menjalankan amanah rakyat,” tambahnya lagi.

Terkait tulisan itu, H Silahudin Karim yang dikonfirmasi Kamis (15/7/2021) membenarkan adanya tulisan tersebut dan berharap agar menjadi perhatian bagi kepemimpinan TAHAJUD periode 2018-2023. BMG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here