
POSONEWS.ID – Kepolisian Resor Poso melakukan penandatanganan nota kesepahaman dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik di tengah masyarakat bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Poso yang digelar di aula Mapolres Poso Kamis (15/7).
Penandatanganan kesepakatan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilakukan Kapolres Poso AKBP. Rentrix Riyaldi Yusuf bersama Ketua PWI Kabupaten Poso Rusli Suwandi disaksikan Wakapolres Poso Kompol. Basrum Sychbutuh, Kabag Ops Kompol Nurhadi, Kasubag Humas Polres Poso Iptu.Basirun, serta sejumlah pengurus PWI Kabupaten Poso.
Kapolres Poso AKBP. Rentrix Riyaldi Yusuf dalam sambutannya mengatakan, kesepakatan yang dibangun melalui penandatangan nota kesepahaman dengan PWI merupakan bentuk ketegasan sinergitas antara Polri dan para jurnalis yang ada di Kabupaten Poso dalam menyuarakan dan memberitakan setiap program dan kegiatan yang dilakukan Polres Poso selama ini.

“Semoga dengan adanya kesepahaman dalam bentuk MoU ini, sinergitas antara Polres Poso dan rekan rekan jurnalis semakin terjalin dengan baik lagi. Hal ini juga menjadi bagian dari keterbukaan informasi publik untuk pembentukan opini positif di tengah masyarakat, demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Poso melalui rekan rekan wartawan,” ujarnya.
Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Poso Rusli Suwandi menyampaikan apresiasi dan penghargan yang tinggi atas langkah kongkrit yang dilakukan Polres Poso dalam mewujudkan asas keterbukaan informasi publik.
“Hal ini membuktikan ketegasan Polri dalam membangun sinergitas dengan para jurnalis yang ada di Kabupaten Poso sebagai bagian dari upaya mewujudkan keterbukaan informasi publik. Dan satu hal yang patut kita catat bahwa kegiatan ini baru pertama kali dilakukan Polres Poso dengan rekan jurnalis utamanya dengan PWI. Karena itu apa yang dilakukan ini patut kita apresiasi,” tegas wartawan Harian Mercusuar itu dalam sambutan singkatnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, sinergitas Polri dan jurnalis yang selama ini sudah terbina dengan baik, akan semakin harmonis lagi.

Rusli juga menambahkan, PWI sebagai salah satu organisasi pers tertua di Indonesia terus berupaya meningkatkan kapasitas jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sehingga diharapkan semakin banyak wartawan di Poso yang memiliki profesionalitas dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
“Khusus di Kabupaten Poso, sedikitnya 8 jurnalis yang sudah mengantongi sertifikasi uji kompetensi. Kedepan kita berharap semua wartawan yang bertugas di Poso sudah terakreditasi secara nasional. Dan ini menjadi salah satu program kerja PWI Poso kedepan,” ungkapnya seraya menambahkan, akreditasi bagi seorang jurnalis dibutuhkan agar lebih profesional dalam menyampaikan informasi ke publik.
Penandatanganan MoU kemudian dilanjutkan dengan penyerahan berkas antara kedua belah pihak. Proses kegiatan berlangsung dalam penerapan ptotokol kesehatan. ***




