Warga Keluhkan Jalan Rusak Akibat Sering Dilalui Kendaraan Berat

0
202
Foto: Salah satu truk yang tertanam saat melewati ruas jalan Desa Peonea (Foto:Ist)

POSONEWS, MORUT – Curah hujan yang cukup tinggi dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir membuat akses jalan di Desa Peonea, Kecamatan Mori Atas Kabupaten Morowali Utara mengalami kerusakan sangat parah.

Jalan penghubung masuk Desa Peonea yang jaraknya kurang lebih 3 kilo meter dari jalan raya trans sulawesi mengalami kerusakan cukup parah. Selain curah hujan tinggi, kerusakan jalan diperparah lagi dengan adanya aktifitas keluar masuknya truk-truk milik perusahaan bermuatan berat, yang sering melewati jalan umum di desa tersebut.

Kerusakan terjadi di sejumlah titik jalan akibat lapisan tanah labil dan berlubang serta tergenang air hujan, hingga membuat jalanan menjadi licin dan sulit dilewati.

Kondisi itu cukup menghambat aktivitas masyarakat setempat.

Dari kondisi jalan yang sudah sangat memprihatinkan itu, warga mulai kesal karena sangat sulit untuk dilewati. Hinga akhirnya kekesalan warga dibuktikan dengan melakukan pemalangan jalan untuk melarang keluar masuknya truk pengangkut berbadan lebar, yang dianggap warga sebagai penyebab dari kerusakan jalan.

Peristiwa ini membuat angota Polsek Mori Atas untuk turun lapangan.

Melihat kondisi itu, Kepala Desa peonea Krisman Sumba memastikan bahwa pemerintah desa telah berinisiatif untuk melakukan penanggulangan. Salah satu upaya yang ditempuh adalah berkordinasi dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah itu.

“Sejauh ini kita pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan. Kita sudah ajukan perbaikan spot-spot jalan yang rusak,” katanya saat dihubungi Selasa.

Krisman menyebutkan, pihak perusahaan sudah menyatakan siap untuk melakukan perbaikan jalan dengan menerjunkan alat berat.

“Seperti yang rutin dilakukan selama ini, perusahaan sudah menyatakan kesiapannya melakukan perbaikan. Semoga cuaca panas selalu bersahabat agar pekerjaannya lancar dan cepat terlaksana. Karena tidak mungkin juga perbaikan dilakukan saat situasi masih sering hujan seperti saat ini. Takutnya hasilnya nanti malah tidak maksimal,” jelasnya.

Kades menyebutkan, akses jalan yang kondisinya rusak dan sulit dilewati antara lain beberapa spot di jalan lintas dari Dusun Pandiri dan arah jalan Dusun Malei, termasuk juga jembatan Sungai Koro kolaka.

“Untuk rencana perbaikan jembatan Sungai Kolaka yang kontruksinya kayu itu Pemdes Peonea juga sudah berkordinasi juga dengan tiga perusahaan yang beroperasi didesa ini. Semoga dapat segerah ditangani, imbuhnya.

Di sisi lain, Kades Peonea juga mengapresiasi sejumlah masyarakat yang saat ini sering berinisiatif melakukan perbaikan jalan secara bergotong royong secara swadaya. Menurutnya, andil masyarakat dalam perbaikan secara swadaya merupakan salahsatu bentuk kecintaan masyarakat terhadap desanya.

Terpisah, pihak perusahaan PT. SPN melalui SEVP Budiman Nainggolan saat dikonfirmasi membenarkan dan siap untuk berkordinasi dengan pihak pihak lain yang terkait untuk bersama membantu perbaikan jalan tersebut.

“Harapan masyarakat kiranya Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara bisa memperhatikan peningkatan jalan yang ada didesa kami. Karena usulan demi usulan lewat pemda baik diinstansi terkait dan DPRD sudah sering kami sampaikan. Baik dengan cara langsung maupun melalui Musrembang. Namun hinga sampai sekarang tidak pernah diperhatikan,” keluh warga sekitar. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here