Tahun 2021, ATR/BPN Kantah Touna Targetkan 8250 PBT dan 2400 SHAT

0
528
Kantor ATR/BPN Kantah Tojo Unauna. Foto : IST
- Advertisement -

PosoNews.id, Touna- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Tojo Unauna, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk Peta Bidang Tanah (PBT) dan Sertifikasi Hak Atas Tanah (SHAT) tahun 2021 di daerah ini selesai pada bulan Agustus 2021.


Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran pada ATR/BPN Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tojo Unauna, Martinus Tamalowu mengatakan, untuk tahun 2021 pihaknya menargetkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di wilayah Touna untuk tahun 2021 ditargetkan selesai pada bulan Agustus 2021.


Dia menyebutkan, program PTSL tahun 2021 di Kabupaten Touna secara keseluruhan ditargetkan untuk Peta Bidang Tanah (PBT) sebanyak 8.250 dan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) sebanyak 2.400.


“Saat ini kami konsern untuk wilayah kepulauan dengan rincian untuk PBT sebanyak 1650 dan SHAT sebanyak 1200 berada di wilayah kecamatan Walea Kepulauan. Sisanya dari total 8250 PBT berada di wilayah darat,” kata Martinus saat ditemui di ruang kerjanya pekan lalu.


Untuk wilayah Kecamatan Walea Kepuluan kata Martinus, ada 4 desa yakni Desa Dolong A, Dolong B, Popoli’i dan Ulilan. Sedangkan untuk di wilayah darat akan dilanjutkan di wilayah Kecamatan Ulubongka meliputi Desa Kasiala, Bonebae 2, Bongka Koi, Marowo, Bone Voto, Tampanombo, Cempa dan Uematopa.


“Khusus untuk Desa Kasiala merupakan  lanjutan tahun lalu. Dimana di tahun 2021  untuk Desa Kasiala target PBT sebanyak 650 dan SHAT sebanyak 335,” katanya.


Dia menambahkan, selain program PTSL pihaknya juga menjalankan program  Pensertifikatan Barang Milik Negara (PBMN) yang meliputi persertifikatan aset milik Pemda, aset milik provinsi dan aset milik negara. “Untuk Program BMN kami targetkan sebanyak 371 bidang berada sepanjang jalan trans sulawesi dari wilayah Malei Tojo hingga Balingara. Namun baru sampai wilayah Dondo Kecamatan Ratolindo sudah mencapai target,” bebernya.


Martinus menambahkan, sebelumnya di tahun 2020 program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dilakukan di 11 Desa yang berada di Kecamatan Ulubongka dengan target PBT sebanyak 5000 dan SHAT 4900.

 
Dia menyebutkan, 11 desa yang telah selesai melakukan PTSL tahun 2020 dan sertifikatnya telah diserahkan kepada warga pemilik tanah. 11 desa itu yakni Desa Tobamau, Rompi, Uekambunu, Bongka Makmur, Borneang, Mire, Watusongu, Bonebae 1, Paranonge, Takibangke dan Kasiala.


“Untuk tahun 2020 khusus untuk Desa Kasiala masih ada PTSL yang tersisa dan akan dilanjutkan di tahun 2021. Hal itu dikarenakan target kita telah selesai dan sertifikatnya sudah diserahkan ke warga,” sebutnya.


Dia menambahkan, dalam menjalankan program PTSL pihaknya menganut dan menerapkan 3M yakni Mendekat, Merapat dan Menyeluruh. “Dalam menjalankan program ini kami konsern di satu kecamatan, setelah selesai satu kecamatan baru kita pindah kecamatan lainnya yang dekat dari kecamatan sebelumnya,” tandasnya.


Dia berharap, warga yang belum memiliki sertifikat hak atas tanah dapat segera mengikuti program PTSL di wilayahnya masing-masing, dengan mengikuti ketentuan dan syarat yang berlaku dalam pembuatan sertifikat hak atas tanah. (RHM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini