PosoNews.id, Poso- Para pengurus Taman Pendidikan al-Quran (TPQ) Al Muhajirin Kelurahan Tabalu menolak intoleransi dan paham radikalisme. Hal itu dilakukan agar paham tersebut tidak mewabah ke anak-anak murid TPQ.
Salah satu pengurus TPQ Al Muhajirin, Masiran mengatakan bahwa pihaknya selalu mengajarkan kepada para muridnya untuk dapat berbaur dengan warga sekitar dan dapat saling tolong menolong antar sesama umat manusia.
“Dengan Islam rahmatan lil alamin, seharusnya paham-paham kekerasan seperti radikalisme dan terorisme tidak perlu ada. Dalam melaksanakan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin kita juga menolak adanya berita hoaks, pornografi dan narkoba. Kami siap menjadi para pengajar yang dapat menuntun para murid kejalan yang benar tanpa ada paham radikalisme,” ungkapnya.
Diungkapkan, kedepannya para pengurus yang berada di TPQ Al Muhajirin punya program yang bisa bersinergi dengan pemerintah dan instansi keamanan dalam hal ini TNI/Polri.
“Jika bisa saling bersinergi, nantinya akan bisa memunculkan program-program yang bisa memakmurkan para murid, serta dapat memberikan pemahaman kepada generasi mendatang tentang pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama sesuai dengan apa yang tertuang dalam Pancasila tentang pentingnya menjaga keutuhan NKRI yang didalamnya terdapat keanekaragaman agama, budaya, suku dan bahasa,” pungkasnya.(*)





