Sesali Perbuatannya, IK: Terorisme Adalah Jihad Yang Keliru

0
470
- Advertisement -

PosoNews.id, Poso- Seorang mantan Narapidana Terorisme (Napiter) alias IK, kini telah sadar dan bertaubat atas perbuatan yang pernah dilakukannya.

Kepada Satgas Tinombala dirinya mengakui bahwa setelah beberapa lama Dia belajar tentang jihad fi sabilillah, Dia malah diarahkan untuk menjadi mujahid yang keliru.

“Saya menyebutnya keliru, karena jihad ini bukan jihad yang dikehendaki oleh agama, tetapi jihad ini dilaknat oleh agama Islam, yaitu terorisme,” ujar IK.

Aksi mendukung Pok MIT yang dilakukannya akhirnya mengantarkan dirinya menjadi tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) selama bertahun-tahun lamanya.

Lambat laun Ia merenung, melihat ke belakang apa yang telah dikerjakannya selama itu. Sehingga, sampai pada satu titik yang membuat hatinya tenang. Yaitu, berdamai dengan takdir.

“Saya masih ingat dulu waktu di penjara, saya dipertemukan dengan beberapa tahanan yang memiliki kasus yang sama. Ketika saya menyadari kesalahan ini, saya ikut kasihan melihat orang-orang yang dibutakan hatinya dengan paham teroris,” akunya.

Berkat refleksi dan mengingat keluarga, terlebih isteri dan anak di rumah, Ia sadar dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang sama.

“Bagi saya, aksi teroris adalah dosa besar. Karena, terorisme itu membunuh banyak jiwa. Sedang membunuh satu jiwa saja sama dengan membunuh berjuta-juta jiwa. Naudzu billah,” ungkapnya.

Sepulang dari tahanan IK kembali ke masyarakat dimana Dia dilahirkan. Ditengah masyarakat IK bekerja keras untuk mencukupi nafkah keluarga.

IK berharap, ke depan anak-anaknya tidak menjadi seperti dirinya yang terjebak dalam kubangan terorisme. “Saya akan berusaha keras untuk menyekolahkan anak saya. Sehingga mereka dapat menimba ilmu-ilmu agama dengan benar. Karena, orang yang ilmu agamanya mapan tidak bakal terpengaruh dengan paham radikal berwajah terorisme, hanya orang awam dan tidak paham agama yang gampang melakukan aksi teror,” pungkas IK menyesali apa yang pernah diperbuatnya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini