Ketua Gekrafs Kampus Sulteng: Anak Muda Harus Jadi Penggerak Pembangunan Daerah Melalui Ekonomi Kreatif

0
4
- Advertisement -

PALU, POSONEWS.ID – Ketua Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah, Tasman Sudirman, menegaskan bahwa generasi muda harus mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Seminar Nasional Ekonomi Kreatif yang diselenggarakan Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako, pada Sabtu, (18/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Universitas Tadulako, perwakilan DPW Gekrafs Sulawesi Tengah, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, pelaku ekonomi kreatif, serta organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan se-Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Tasman menjelaskan bahwa lahirnya Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah merupakan bentuk kepedulian terhadap pentingnya keterlibatan anak muda dalam pembangunan daerah melalui sektor yang paling dekat dengan kreativitas, inovasi dan kewirausahaan.

“Gekrafs Kampus Sulteng hari ini lahir dari keresahan bahwa anak muda harus mampu terlibat dalam pembangunan daerah, khususnya dalam sektor yang dekat dengan anak muda yaitu ekonomi kreatif. Kami yakin bahwa Gekrafs Kampus Sulteng ke depan mampu memberikan multiplier effect terhadap pembangunan ekonomi daerah melalui program-program ekonomi kreatif,” ujar Tasman.

Menurutnya, ekonomi kreatif bukan hanya menjadi peluang usaha bagi generasi muda, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.

Seminar Nasional Ekonomi Kreatif menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, pelaku ekonomi kreatif, serta mahasiswa yang telah aktif mengembangkan berbagai usaha kreatif. Diskusi yang berlangsung membahas strategi pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, inovasi berbasis potensi lokal, hingga pentingnya kolaborasi antara kampus, pemerintah, komunitas dan pelaku usaha.

Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah dalam menghadirkan ruang kolaborasi bagi mahasiswa kreatif.

“Universitas Tadulako mendukung penuh kehadiran Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah dalam prosesnya menjadi wadah bagi mahasiswa-mahasiswa kreatif. Tentunya ke depan kita sangat mendukung dan membuka peluang kolaborasi bersama Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah dan Gekrafs Kampus Universitas Tadulako. Kami sangat senang hari ini lahir sebuah gerakan yang berani terlibat dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan visi misi Bapak Presiden,” kata Amar.

Seminar Nasional Ekonomi Kreatif ini menjadi program perdana Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis kampus. Melalui kegiatan ini, Gekrafs Kampus Sulawesi Tengah berharap semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam menciptakan inovasi, membangun usaha kreatif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(EKO)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini