Bupati Morut Minta Bantuan Menteri Pertanian Rampungkan Irigasi Ula

0
6
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Bupati Morowali Utara (Morut) Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menyampaikan langsung permohonan penyelesaian Irigasi Ula di Kecamatan Bungku Utara kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam audiensi strategis di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Irigasi Ula yang dibangun sejak 2019 tersebut baru menyelesaikan saluran primer, sementara saluran sekunder dan tersier belum rampung. Padahal, irigasi ini memiliki potensi mengairi lebih dari 2.000 hektare dan dapat dikembangkan hingga 3.000 hektare lahan pertanian.

“Terima kasih, Pak Menteri. Persoalan paling mendasar yang kami hadapi adalah Irigasi Ula di Kecamatan Bungku Utara. Irigasi ini dibangun sejak tahun 2019, namun baru bagian primer yang selesai. Saluran sekunder dan tersier belum dibangun, padahal potensi lahannya lebih dari 2.000 hektare dan dapat dikembangkan hingga 3.000 hektare.” ujar Bupati Delis

Ditambahkannya lagi “Kami mohon agar sekunder dan tersier segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani. Kami siap menyampaikan data lengkap beserta perpipaan dan komposisinya.”

Bupati Delis juga menyampaikan apresiasi atas bantuan cetak sawah seluas 1.100 hektare yang telah diterima Morowali Utara sebelumnya.

Ia turut mengusulkan tambahan program pompanisasi serta bantuan bibit kakao untuk mendukung diversifikasi komoditas pertanian di daerahnya.

“Kami juga berterima kasih atas cetak sawah 1.100 hektare. Kami usulkan tambahan pompanisasi dan bibit kakao. Data lengkap akan kami sampaikan secepatnya,” tambahnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut positif semua usulan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat siap mendukung penuh daerah yang serius mengembangkan pertanian.

“Pemerintah pusat siap mengakomodasi kebutuhan strategis daerah guna mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. Daerah yang siap dan serius bekerja akan kita dukung penuh. Negara hadir untuk melayani rakyat,” tegas Mentan Amran.

Amran menambahkan bahwa usulan dari daerah akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis, sesuai dengan prioritas anggaran pertanian tahun ini yang difokuskan pada cetak sawah, pompanisasi, rehabilitasi irigasi, dan penguatan komoditas strategis.

Audiensi ini juga dihadiri Bupati Konawe Selatan, Wali Kota Pariaman, serta sejumlah bupati anggota Asosiasi Kabupaten Penghasil Kelapa Sawit Indonesia (AKPSI), di antaranya Bupati Luwu Utara, Bupati Sukamara, Bupati Sambas, Bupati Buol, dan Bupati Penajam Paser Utara.

Penyelesaian Irigasi Ula diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung peningkatan produksi pangan di Sulawesi Tengah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. CHEM