POSONEWS.ID – Polemik beasiswa Morowali tak kunjung selesai, masih ada sekitar 718 yang belum tercover. Ini tentunya jadi penantian yang cukup panjang bagi para mahasiswa, apa lagi dengan nominal yang fantastis yaitu 12 juta/mahasiswa.
Nominal tersebut seharusnya bisa menopang kebutuhan pendidikan mahasiswa apa lagi di beberapa kampus telah melaksanakan libur semester atau lebih tepatnya tahun ajaran baru di tahun 2026. Pada tahun ajaran baru tersebut mahasiswa akan membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal)
Tentunya, beasiswa menjadi harapan untuk bisa menutupi dan mengurangi beban orang tua untuk membayar biaya UKT tersebut.
Pada Kamis, (18/12/2025) IP2MM (Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali) Kota Palu melaksanakan kegiatan milad yang ke-10 tahun (1 dekade). Acara tersebut di hadiri oleh Bupati Morowali dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali serta kepala OPD lainya.
Pada acara tersebut Arifin Lakane selaku Kadis Pendidikan menyampaikan bahwa beasiswa tersebut akan di cairkan pada minggu kedua bulan Januari 2026
“Beasiswa Morowali insyaallah akan cair pada Minggu kedua di bulan Januari 2026,” ucapnya yang di saksikan sekitar 1000 mahasiswa Morowali yang menghadiri di kegiatan tersebut.
Ini tentunya menjadi tolak ukur mahasiswa mengenai integritas Kadis Pendidikan dalam perencanaan beasiswa tersebut, karena sampai hari ini beasiswa Morowali tahap 3 tak kunjung di cairkan.
Tentunya menjadi evaluasi yang cukup panjang di tubuh instansi pemerintah di kabupaten Morowali apalagi di dinas pendidikan yang bertanggung jawab penuh untuk menyelesaikan problem beasiswa tersebut.
Ikhtiar selaku Kepala Departemen Advokasi IP2MM mendesak agar pemerintah dapat segera menyelesaikan problem beasiswa dan menjadikan bahan evaluasi kedepannya dalam proses penyelesaian beasiswa tersebut, apalagi dalam proses pendataan mahasiswa. EKO





