LPPM Unsimar Latih Masyarakat Dusun Kalamalea Mengolah Potensi Ikan

0
247
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) resmi membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pemberdayaan Pengelolaan Ikan Dalam Diversifikasi Olahan Produk Ikan sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan dan Menurunkan Stunting”, Kamis (30/10/2025) di Kelurahan Madale, Kabupaten Poso.

Kegiatan yang berlangsung dua hari hingga Jumat (31/10/2025) ini melibatkan dosen dan mahasiswa lintas program studi Unsimar, serta mitra dari Dinas Kesehatan Kabupaten Poso. PKM tersebut menjadi bagian dari program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun anggaran 2025.

Ketua LPPM Unsimar, Galip Lahada, S.Sos., M.Si., menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi pembelajaran kolaboratif lintas profesi. “Melalui program ini, Unsimar hadir langsung memberi solusi terhadap persoalan nyata di masyarakat, terutama peningkatan pendapatan keluarga dan upaya menekan angka stunting,” ujarnya.

Program pelatihan teknis difokuskan pada pembuatan aneka olahan ikan bernilai ekonomis dan bergizi, seperti abon ikan, bakso ikan, nugget ikan, serta teri krispi. Pelatihan diberikan oleh Dr. Ir. Sitti Sabariyah D., M.Si., narasumber bersertifikat di bidang teknologi pangan, dengan penekanan pada standar kesehatan, keamanan pangan, dan daya tahan produk.

Sebanyak 10 anggota Kelompok Ibu-Ibu Pengelola Ikan “Cahaya Berkah” dari Dusun Kalamalea, Kelurahan Madale, menjadi peserta utama kegiatan. Mereka juga mendapat pendampingan tentang pengemasan produk, pelabelan, serta perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dari Merciful Grace A.A. Peroma dari Dinas Kesehatan Poso.

Selain itu, Tim PKM Unsimar memberikan pelatihan pemasaran produk, baik secara konvensional maupun digital melalui platform seperti WhatsApp dan Instagram. Para peserta juga menerima bantuan alat produksi, di antaranya mesin pengadon bakso, pencacah daging, sealer press, dan spiner untuk meningkatkan efisiensi usaha.

Ketua kelompok, Yunianti Lahido, menyampaikan apresiasi atas program ini. “Kami sangat berterima kasih kepada LPPM Unsimar. Pelatihan ini memberi kami keterampilan baru, bahkan bantuan alat untuk memulai usaha. Kami berharap pendampingan ini bisa terus berlanjut terutama dalam pemasaran,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, para peserta menyampaikan rasa terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Ditjen Risbang Kemendiktisaintek RI yang telah memfasilitasi kegiatan pemberdayaan tersebut. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung upaya pemerintah menurunkan angka stunting di Kabupaten Poso. (PUL).