POSONEWS.ID —Dalam mendukung program pemerintah, Pemdes Lee Kecamatan Mori Atas Kabupaten Morowali Utara melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tananda Harapan melaksanakan kegiatan penanaman perdana benih jagung hibrida sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa tahun anggaran 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan swasembada pangan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Kegiatan penanaman yang berlangsung di lahan pertanian desa ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian Jasrion Ampugo, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Charles Toha SE bersama kepala bidang PMD Fadlun.SE,MM.
Hadir pula penyuluh pertanian, unsur TNI/polri yang sempat hadir, pemerintah desa bersama pengurus dan anggota Bumdes Tananda Harapan, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan tersebut, Rabu (1/09/2025).
Dalam sambutannya, pemerintah daerah melalui Kepala Dinas Pertanian Jasrion Ampugo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Desa Lee dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian desa. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga desa seperti BUMDes dalam menjaga ketersediaan pangan lokal.
Sementara itu, Sekdis PMD Charles Toha menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari implementasi dana desa yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program pembangunan desa yang berkelanjutan, berlandaskan pada sejumlah regulasi penting. Di antaranya, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes, serta Permendes PDT Nomor 2 Tahun 2024 dan Kepmen PDT Nomor 3 Tahun 2025, yang secara khusus mengatur penggunaan dana desa untuk program swasembada pangan dan makan bergizi gratis.

Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Lee.
“Dengan keterlibatan aktif berbagai unsur, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, Desa Lee menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera melalui pengelolaan pertanian yang baik dan terencana,” pungkas Charles. CHEM





