Polres Morowali Utara Amankan Pelaku Penikaman Imam Saat Sholat Subuh, Motif Masih Didalami

0
36
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Seorang Guru Ngaji dan Ustadz atas nama Muhammad Jumali umur 27 tahun yang berdomisili di Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur tiba-tiba ditikam oleh seorang yang tidak dikenal pada hari Senin tanggal 25 Agustus 2025 dini hari sekira pukul 04.45 Wita saat menjadi Imam sholat subuh di Masjid Baiturrahman Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara.

Korban ditikam dibagian perut pada saat sedang melaksanakan sholat subuh di Mesjid Baiturrahman Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur.

“Telah terjadi penikaman kepada Ustadz dan guru Ngaji di Masjid Baiturahaman Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur pagi tadi, saat korban sedang melaksanakan sholat Subuh di Mesjid Baiturahman Desa Tompira, usai menikam korban, pelaku sempat ingin melarikan diri namun langsung ditangkap oleh para jemaah yang berada di belakang korban yang saat itu sedang sholat subuh berjamaah,” terang KBO Reskrim Iptu Theodorus Resupal SH mewakili Kasat Reskrim saat memberikan penjelasan terkait kasus tersebut.

Menurutnya, pelaku langsung menjadi bulan bulanan warga.

“Mendengar informasi tersebut anggota kami langsung menuju TKP dan langsung mengamankan Pelaku yang sudah babak belur dihakimi massa,” tambahnya.

Dari hasil interogasi awal pelaku diketahui berinisial AL, umur 23 tahun berasal dari Desa Balaang Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai yang saat ini tinggal di Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah pisau (badik) dan 1 Unit Handphone.

Dari informasi terbaru yang didapatkan bahwa korban telah di rujuk ke RSUD setelah mendapatkan penanganan awal di Klinik Krisna Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur.

“Motif pelaku masih kami dalami karena pengakuan dari pelaku sering berubah-ubah dan dari hasil pemeriksaan urine pelaku positif menggunkanan narkoba. Dari informasi juga yang kami dapatkan bahwa korban tidak saling kenal dengan pelaku,” ungkapnya.

“Kami harap seluruh warga agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang terkait kasus tersebut, percayakan kasus tersebut kepada Pihak Kepolisian. Pelaku telah diamankan di Polres dan telah dilakukan pemeriksaan,” lanjut Orang nomor 2 di Satuan Reserse tersebut.

Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp membenarkan kejadian tersebut.

“Pelaku penikaman telah diamankan di Mako Polres, untuk motifnya masih didalami oleh para penyidik. Dari hasil pemeriksaan urine pelaku positif menggunakan narkoba dan telah didalami oleh personel Satresnorkoba. Selain itu penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” tulis AKBP Reza. CHEM