POSONEWS.ID – Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi Mori Bersatu menggelar aksi damai di depan Mapolres Morowali Utara, Sabtu pagi (26/7/2025). Massa yang berasal dari berbagai desa di wilayah hukum adat Mori Tongku Towatu itu menyuarakan tuntutan terkait kasus bentrokan antar warga Desa Keuno dan Desa Bimor Jaya pada 18-19 Juli lalu.
Aksi unjuk rasa dipimpin oleh sejumlah tokoh adat, organisasi masyarakat, dan pemuda adat, di antaranya Tokoh Adat Mori Tongku Towatu, Ormas Taruna Wita Mori serta Gerakan Pemuda Adat Mori Bersatu. Para demonstran berkumpul dengan atribut khas, termasuk topi adat Mori, dan menyampaikan orasi secara tertib di depan markas kepolisian.
Mereka menuntut agar pihak kepolisian menindak tegas Epi Beri (EB) Cs yang diduga sebagai provokator kerusuhan. Dalam bentrokan tersebut, empat warga dari Desa Keuno mengalami luka serius, salah satunya bahkan dirujuk ke rumah sakit di Palu.

Sekretaris Umum Kerukunan Keluarga Tongku Towatu Wilayah Pusat Morowali – Morowali Utara, Ebet Kristos Lasiuta, membacakan petisi berisi lima poin penting hasil Musyawarah Adat Luar Biasa yang digelar pada 24 Juli lalu. Petisi tersebut di antaranya menuntut agar EB Cs diproses secara hukum dan adat, diberhentikan dari perusahaan tambang tempat mereka bekerja, serta dikeluarkan dari wilayah adat Mori Tongku Towatu.
Ketua Umum Kerukunan Keluarga Tongku Towatu, Abbas Matoori, menyatakan bahwa selain proses hukum oleh aparat, tokoh adat juga akan segera menjatuhkan sanksi adat sesuai ketentuan turun-temurun yang berlaku di kalangan masyarakat Mori.
Aksi damai ini berlangsung aman dan tertib hingga selesai. Para pengunjuk rasa diterima langsung oleh Wakapolres Morowali Utara, Kompol Suriadi, yang menyampaikan bahwa EB telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan bersama 10 orang lainnya yang terlibat dalam kerusuhan.

Dengan adanya penanganan dari pihak kepolisian dan rencana penerapan sanksi adat, masyarakat berharap situasi di wilayah Mori Tongku Towatu segera kembali kondusif dan insiden serupa tidak terulang di kemudian hari. CHEM





