Tradisi Mora’a di Touna Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Indonesia

0
31
Foto: Para penerima penghargaan warisan budaya tak benda Indonesia (WBTBI) di Jakarta (Ist)
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Kabupaten Tojo Una-Una kembali menerima penghargaan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) 2024 dari Kementerian Kebudayaan atas pelestarian Tradisi Mora’a.

Acara yang digelar pada Sabtu malam (16/11/2024) di halaman Museum Fatahilah Kota Tua Jakarta, dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan sejumlah pejabat terkait, serta tokoh budaya. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi tengah mewakili Pj.Gubernur Sulawesi Tengah, Ikhsam Djorimi.

Warisan budaya bersifat tak benda tersebut mencangkup cerita rakyat yang melegenda, resep makanan, bahasa, permainan rakyat hingga seni pertunjukan. Sejumlah karya budaya asal Sulawesi Tengah yang telah ditetapkan sebagai WBTBI Indonesia antara lain Mora’a dari Kabupaten Tojo Una Una.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah pusat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penetapan warisan budaya tak benda Indonesia dan cagar budaya peringkat nasional.

“Pencapaian ini merupakan jerih payah semua pihak mulai dari tim ahli dari tingkat kabupaten/ kota, provinsi, pemilik, pengelola, pelaku (budaya) hingga masyarakat,” ungkap Menteri Kebudayaan RI.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tojo Una-Una Mohamad Arsyad, SE, M.Si yang juga hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan daerah yaitu Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay yang terus memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya lokal.

“Pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama dan tidak lepas dari dukungan Bapak Bupati Mohammad Lahay yang selalu memberikan arahan dan perhatian terhadap pelestarian budaya daerah,” ujar Mohamad Arsyad.

Kadis Pariwisata juga menambahkan bahwa dari tahun 2022 sampai tahun 2024 Kementerian Kebudayaan telah menetapkan sebanyak 2.213 warisan budaya sebagai WBTB Indonesia dan sebanyak 218 objek yang ditetapkan cagar budaya peringkat nasional.

“Khusus Kabupaten Tojo Una-Una telah ditetapkan empat warisan budaya tak benda seperti alat musik Geso-Geso dan alat berburu Sopu yang ditetapkan pada tahun 2022. Kemudian Kayori pada tahun 2023 dan tahun 2024 ditetapkan lagi Mora’a menjadi warisan budaya tak benda indonesia,” jelas Mohamad Arsyad.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia atau yang mewakili, Direktur Perlindungan Kebudayaan, para Pejabat di Kementerian Kebudayaan RI, Tim Ahli Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dan Cagar Budaya Nasional. */CH