Umat Hindu di Poso Ibadah Persembahyangan Hari Raya Kuningan

0
111
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Umat Hindu Poso yang berada di Kecamatan Pamona Barat memperingati Hari Raya Kuningan, dengan melaksanakan persembahyangan bersama di beberapa pura. Di Desa Toinasa, nampak sejak pagi ratusan umat Hindu di Pura Giri Mandala lakukan persembahyangan.

Diketahui, Hari Raya Kuningan diperingati 10 hari setelah Har Raya Galungan. Sedangkan Galungan dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Bali.

Meskipun masih dalam satu rangkaian yang dibedakan berdasarkan harinya, makna keduanya berbeda.

Galungan diperingati untuk menyambut turunnya Dewa dan leluhur ke bumi untuk bertemu keluarga. Sedangkan hari raya Kuningan digelar untuk memperingati kembalinya para Dewa dan leluhur ke surga setelah bertemu keturunannya.

Komang Agung, salah seorang warga Hindu yang sudah lama tinggal dan bekerja di desa Toinasa mengatakan, peringatan Hari Raya Kuningan tidak jauh berbeda pelaksanaannya dengan daerah lain yang memperingatinya.

“Ketika hari raya Kuningan, Umat Hindu akan melaksanakan persembahyangan untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa keselamatan, perlindungan dan tuntunan lahir batin,”ucapnya.

Dirinya berharap melalui perayaan hari raya Kuningan ini, semua umat manusia agar dilimpahkan karunia, kedamaian dan ketentraman dari Tuhan Yang Maha Esa.

Pantauan awak media di lokasi persembahyangan, nampak Kapolsek Pamona Barat Iptu I Made Putra Yasa, S.H didampingi Kanit Res Ipda Novi Takaendengan dan Kapolmas Bripka Agus Wirawan dalam rangka hari raya Kuningan di Pura Bhuana Giri desa Uranosari yang di hadiri sekitar 80 warga Hindu.

Dipura Bhuana Giri Desa Uranosari, Pemangku (Pandita, red ) dimana pemimpin ibadah adalah I Made Wedar.

Disela-sela peringatan hari raya Kuningan, Kapolsek Pamona Barat Iptu I Made Putra Yasa, S.H menghimbau warga untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban serta bijak dalam bermedsos.

“Selalu memperhatikan norma dalam menggunakan ITE, negara kita adalah negara hukum, sehingga mari kita jadikan hukum sebagai panglima, tidak boleh ada main hakim sendiri, Pilkada meskipun beda pilihan politik, namun kita semua tetap bersaudara dan mengajak warga untuk selalu menjaga Kamtibmas menjelang Pemilu,” tegas I Made PutraYasa. (PUL).