Dinkes P2KB Touna Gelar Pekan Imunisasi Polio Tahap 2

0
18
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Secara Serentak Yang Bertujuan Untuk Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Polio Di Kabupeten Tojo Una Una (Touna) yang dilaksnakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Sehubungan Dengan Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN), Pencanangan Pada Tingkat Kabupaten Di Wilayah Kecamatan Ratolindo.bertempat di SD Sumoli Desa Sumoli, Selasa 23/7/2024.

Mewakili Bupati Touna, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Perekonomian dan Pembangunan Burhanudin Lahay mengatakan, pekan PIN Polio tahap 2 (dua) yang dimulai tanggal 23 juli 2024, secara serentak di 27 Provinsi, sebagai upaya pemerintah terhadap penanggulangan dampak penyakit polio dengan sasaran seluruh anak usia 0-7 tahun tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.

“Seperti yang kita ketahui bersama, polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus.virus polio menyebar melalui kontak langsung dengan tinja orang yang terinfeksi atau melalui tetesan air liur yang terinfeksi.meskipun sebagian besar kasus polio tidak menunjukkan gejala beberapa”orang mengalami gejala ringan seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot.” ujar Staf Ahli

Virus polio Lanjut Staf Ahli, dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf motorik. kondisi tersebut dapat mengakibatkan kelumpuhan pada otot, baik yang bersifat sementara maupun permanen. pada kasus yang lebih parah. Virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan Tanggap kasus atas kejadian luar biasa yang terjadi.

“Oleh karena itu pada kesempatan ini, kembali saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi atas terlaksananya kegiatan ini, besar harapan saya program PIN polio kali ini dapat menjadi momentum perubahan positif dan mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan penyakit polio.” tambahnya.

Atas nama pemerintah daerah, saya mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan transmisi virus polio dengan cara memastikan anak memperoleh imunisasi rutin dan tambahan polio lengkap, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti Buang air besar (BAB) di jamban dengan tangki septik (septic tank) dan cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah buang air serta segera melapor kepada petugas kesehatan atau puskesmas terdekat jika menemukan anak usia di bawah 15 tahun dengan gejala lumpuh layu mendadak.” tutup Staf Ahli Bupati

Turut Hadir Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tojo Una Una,Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una,ketua TP-PKK Kabupaten Tojo Una-Una,Para Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa Dan Ketua Pengurus Organisasi Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una. CH