POSONEWS.ID – Dinas PUPR bidang perumahan Rakyat Kabupaten Morowali Utara melaksanakan penyerahan upah pekerja tahap 1 (50℅) untuk kegiatan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2023. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kabid Perumahan Rakyat Iskandar ST didampingi oleh fasilitator dan pendamping teknis dan disaksikan oleh kepala desa tontowea salmon toganti,kepada 5 penerima bantuan BSPS di Desa Tontowea Kecamatan Petasia Barat Kabupaten Morowali, Jumat (15/9/2023).
Penyerahan upah pekerja ini merupakan salah satu tahapan dari program BSPS. Melalui program ini Pemerintah Kabupaten Morut melalui Dinas Perumahan Rakyat terus mengupayakan penataan dan penuntasan kawasan kumuh di wilayah Kabupaten Morowali Utara. Program ini juga melibatkan partisipasi dan keswadayaan masyarakat penerima bantuan.
Kepala Bidang Perumahan Rakyat Iskandar ST menjelaskan, pada tahun anggaran 2023 Dinas PUPR mendapatkan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari pusat.
“Dalam pembayaran upah pekerja tahap 1 ini dilaksanakan oleh Dinas PUPR bidang perumahan rakyat yang telah bekerjasama dengan pihak kecamatan, desa, penerima bantuan dan Bank sulteng sebagai bank penyalur,” tutur iskandar.

Lebih lanjut iskandar menjelaskan, mekanisme pembayaran upah dari rekening Bank sulteng langsung diserahterimakan ke penerima bantuan untuk pembayaran kepada pekerja yang melakukan pembangunan rumah kegiatan BSPS ini. Besaran nilai upah pekerja masing-masing penerima bantuan 50℅ pada tahap 1 sebesar Rp 1.250.000.
Saat Sosialisasi BSPS sebelumnya kabid Perumahan rakyat Iskandar ST mengungkapkan rincian penggunaan anggaran minimal 50% untuk penyerahan upah tukang.
“untuk Pembelian material dilakukan oleh masyarakat dengan difasilitasi dan diverifikasi oleh Dinas Perkim dan tim teknis, yang mana pembelian material dilakukan dengan cara ditransfer langsung ke toko bangunan yang telah dipilih,” ungkap iskandar.
“Pembayaran upah dilakukan dua tahap, pertama saat fisik bangunan sudah mencapai 50 persen dan tahap ke dua dibayarkan setelah bangunan selesai 100 persen,” jelasnya.
Ditambahkanya, meski kegiatan BSPS dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat dengan berswadaya, namun Dinas Perumahan rakyat juga bekerjasama dengan Bank Sulteng dan Toko Bangunan.
“Para penerima bantuan dibuatkan rekening bank untuk penyaluran bantuan. Jadi nanti bantuannya ditransfer ke rekening mereka.
Program Bantuan Stimulan merupakan bantuan pemerintah berupa stimultan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan atau peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana dan utilitas umum.
Dengan bantuan ini diharapkan warga penerima dapat membangun rumah dengan satu kamar tidur, satu kamar mandi dan ruang keluarga dengan target diakhir tahun atau bulan Desember sudah bisa ditempati.
“Kami berharap program BSPS ini bisa membantu meringankan beban warga, menciptakan rumah sehat dan lebih baik, peningkatan kualitas rumah tidak layak huni, dan sebagai bentuk pengurangan atau penataan kawasan kumuh,” harapnya.
Dari data yang tercatat di Dinas PUPR bidang perumahan rakyat,iskandar menyebutkan ditahun 2023 ada 54 KK masyarakat yang mendapatkan bantuan BPSP, yang tersebar beberapa kecamatan yaitu Kecamatan petasia barat 5 unit, Kecamatan soyo jaya 5 unit, Kecamatan mori atas 9 unit, Kecamatan mori utara 8 Unit dan Kecamatan lembo 3 unit.Kecamatan bungku utara18 unit, kecamatan mamosalato 6 unit,” ujarnya. CHEM





