POSONEWS.ID – Sosok perempuan energik, pantang menyerah dan punya kegigihan tinggi menjadi karakter Hj Megawati Ambo Asa S, ip, MH, Politisi senior yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Morowali autara. Sebagai politisi dalam meniti karir perempuan kelahiran 2 Januari 1982 ini memiki komitmen kuat untuk memeberikan contoh baik dan pelopor bagi masyarakat.
Di tengah kemajuan teknologi dan informasi saat ini dirinya terpantau melalui di beberapa akun FB maupun TIK TOKnya, begitu aktif dalam bermedia sosial, apalagi ia sosok figur yang bergelut dibidang politik.
Menurutnya media sosial saat ini sangat penting membantu dalam memberikan inovasi ataupun edukasi ke masyarakat secara langsung.
Ibu tiga orang anak ini pun memilih untuk tidak menanggapi hal-hal negatif yang mucul, sebagai apa yang dilakukan dirinya untuk berbagi informasi kepada masyarakat dan menjalin silaturahmi.
“Pandangan orang yang negatif, saya tidak mempermasalahkan dalam orang lain menilai. Namun justru saya lebih lihat ke dampak positif, bahkan banyak yang ikut mendukung dengan apa yang saya lakukan. Kalau orang masih ada yang berpikir negatif tentang saya berarti dia tidak mengenal saya,” ujarnya.
Selain itu, pandangan akan lemah sosok perempuan dan dinilai kurang produktif menjadi pemimpin dalam suatu legislatif, justru memotivasi dirinya untuk lebih bisa bangkit dalam melaluinya.
“Mungkin lemah di sini dalam kontek lemah kemampuan mengolah waktu yang terbatas karena profesi ganda antara tanggung jawab sebagai seorang Ibu. Namun justru ini menjadi motivasi saya untuk tetap semangat dan membuktikan bahwa perempuan bisa ditempatkan di mana pun,” kata Mega yang juga sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Kabupaten Morowali Utara.

Ia berpesan dan mengajak para perempuan agar tidak takut untuk berkarya, di mana dan kapan pun. “Di mana pun kita berada tetap solid dan saling berbagai ilmu sangat penting,” pesan Mega.
Diakui Mega, selama menjadi anggota dewan, ia merasa bangga ketika bisa saling membantu masyarakat dan menjalankan tugas sebagaimana fungsinya.
“Sebagai pengurus organisasi partai politik kita harus banyak tau, akan banyak mendapat Ilmu tersebut sangat real dan relavan dengan kebutuhan masyarakat. Dan yang terpenting, seorang perempuan terutama politisi harus komunikatif, harus banyak tahu dan banyak ilmu supaya tugas dan fungsi nya dapat maksimal,” katanya.
Lanjut dari itu, dalam konfrensi persnya kepada sejumlah wartawan, di Cafe Indah Beteleme, Senin (05/09/2023).
Menyinggung tudingan kepada dirinya terkait adanya dugaan korupsi penggunaan Dana Bansos Covid –19 Tahun Anggaran 2020, yang dilakukan oleh Lingkar Studi Aksi Demokrasi Indonesia ( LS – ADI) dalam aksinya baru-baru ini, seperti yang diberitakan sejumlah media online sebelumnya, mendapatkan tanggapan serius dari Mantan Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut) Hj Megawaty Ambo Asa SIP MH.
” Tudingan itu tidak benar, karena semua yang dituduhkan kepada saya tidak bermasalah sama sekali “.
Hasil pemeriksaan Inspektorat maupun BPK sebelumnya, memastikan tidak ada temuan dari penggunaan maupun penyaluran dana bansos tersebut, kata Megawati yang saat ini, masih berstatus sebagai anggota DPRD Morowali Utara.
Ia juga mengatakan, tudingan dana bansos yang disalurkan senilai Rp. 1 Milyar per Kecamatan, itu juga tidak benar. Karena jumlah pagu anggarannya tidak seperti yang diberitakan oleh beberapa media sebelumnya.
Besaran anggaran dana bansos yang disalurkan di Kecamatan pada 2020 sebelumnya, tidak mencapai 1 milyar, terangnya.
Itupun kalau di bilang ada penyimpangan, saya pikir Inspektorat maupun BPK telah melakukan audit, dan tidak ada temuan.
“Dengan kata lain semua sudah tersalurkan dengan baik ,” ucap Megawati yang sangat akrab dengan para awak media ini.
Megawati yang saat ini sedang gencar melakukan reses sebagai angota DPRD Kabupaten Morowali Utara di wilayah dapilnya mengatakan, bahwa sekaitan dengan mekanisme dan prosedur penyaluran dana bansos tersebut, adalah merupakan kewenangan penuh dari Dinas Sosial (Dinsos) Morowali Utara sebagai OPD tehknis yang membidangi masalah tersebut, ” tutupnya. CHEM





