Masalah SPBU di Bahomohoni, Dari BBM Campur Air Hingga Fenomena Thunder

0
156
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Keluhan demi keluhan terkait pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 7494605 yang beralamat di Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, sudah sering terjadi. Baik sebelum maupun sesudah adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Tepat pada Jumat (24/2/2023), beberapa mobil bermesin diesel yang mengisi BBM jenis Dexlite di SPBU Bahomohoni mengalami masalah pada injektor dan beberapa alat yang sudah dilalui air akibat BBM yang terisi pada tangki mobil bercampur dengan air.

Hal tersebut juga diakui oleh pihak SPBU Bahomohoni saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (18/3/2023). “Ada kebocoran pak dan sudah diperbaiki,” kata Viktor sebagai pihak SPBU 7494605 Bahomohoni.

Dengan adanya kelalaian tersebut, konsumen berhak mendapatkan kompensasi akibat kerugian yang dialaminya sesuai dengan peraturan yang telah diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen No 8 Tahun 1999.

Sejumlah keluhan lain yang sering dikeluhkan terjadi adalah adanya fenomena keberadaan motor Thunder yang secara berulang mendatangi SPBU dan melakukan pengisian BBM jenis pertalite.

Sejumlah pengendara motor Thunder terpantau setelah melakukan pengisian tangki, akan keluar menuju lokasi penyimpanan jerigen atau panampungan lainnya yang berada tidak jauh dari lokasi SPBU Bahomohoni.

Ada jerigen yang disimpan di samping pagar tembok SPBU, di kios-kios terdekat maupun di lahan yang penuh semak belukar sebagai tempat persembunyian untuk menutupi tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan.

Selain pasukan pengendara motor Thunder, adapula mobil dengan menggunakan tangki rakitan. Kendaraan ini mirip fungsinya dengan kendaraan jenis roda dua bernama Thunder yang memiliki tangki besar dan dipakai mengantri dan melansir BBM dari SPBU ke lokasi penampungan.

Kejadian yang disebut sudah berlangsung lama dan terus terulang, membuat masyarakat sekaligus pengendara menjadi bertanya-tanya terkait adanya indikasi keterlibatan oknum-oknum aparat. Pasalnya praktek pelanggaran terjadi di depan mata, tapi tidak ada tindakan tegas terhadap para pelaku. Bahkan aparat dan para pasukan Thunder seakan main petak umpet, dimana setiap kedatangan Patroli Kepolisian saat pengisian BBM, pasukan Thunder langsung bubar berhamburan dan datang kembali ketika mobil Patroli pergi.

Kepada Wartawan, Rabu, 15 Maret 2023, Ketua DPD Sulteng LAKIP 45, Amirudin Mahmud membenarkan keluhan dan kondisi yang terjadi di SPBU 7494605 Bahomohoni. Pihak SPBU melalui petugas nosel alias petugas yang melakukan pengisian, pasti mengetahui, tapi justru seakan bekerjasama untuk mendapat rupiah dari praktik melanggar tersebut.

“Jadi pertanyaan kemudian, BPH Migas melakukan pengawasan atau tidak terkait penyaluran BBM khususnya di Morowali dan Sulawesi Tengah umumnya. Sebab tidak jarang kita melihat SPBU ada tulisan 24 jam, padahal tidak. Antrian yang mengular di hampir setiap SPBU sering terlihat,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPD Sulteng LAKIP 45, Amirudin Mahmud, penegakan hukum dan tindakan tegas kepada pihak SPBU nakal sangat diperlukan dalam rangka memberi efek jera. Sehingga pemilik SPBU pun mau memberikan tindakan tegas pula kepada petugas pengisian demi menghindari penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Begitu pula aparat penegak hukum, TNI juga Polri agar melakukan tindakan tegas kepada para pelaku pelanggar hukum BBM, baik jenis pertalite maupun solar. Jangan sampai, justru ikut bermain untuk mendapatkan rupiah dari semrautnya pelayanan di SPBU Bahomohoni yang terbilang nakal ini,” terang Amirudin Mahmud. (DRM)