Serter TNI Korem 132 Tadulako Dibuka, Danrem: Pegang Teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI

0
187
Penyambutan Danrem 132 Tadulako saat berada di lokasi Serter TNI (Foto: dok PN)
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Komandan Korem (Danrem)132/Tdl, Brigjen TNI Toto Nurwanto membuka secara resmi upacara Serbuan teritorial (Serter) TNI Korem 132 Tadulako, Kodam XIII/Mdk tahun anggaran 2022.

Giat yang digelar dilapangan hijau Desa Kalora itu, dihadiri Bupati Poso, dr. Verna GM Inkiriwang yang diwakili Sekkab Poso Frits Sam Purnama, Ketua DPRD Poso, Kaops Madagoraya, Kapolres Poso, Ketua Persit KCK Koorcabrem 132 PD XIII/Mdk, Para Kasi Korem 132/Tdl, Para Dan/Kasad Disjan Jajaran Korem 132/Tdl, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Danrem 132/tdl mengatakan, Serter TNI merupakan salah satu wujud darma bakti TNI dalam memberdayakan wilayah perbatasan.

Mengingat Kabupaten Poso merupakan wilayah konflik, sehingga perlu adanya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Diantarannya, melancarkan arus transportasi dan ekonomi maupun peningkatan pembangunan sarana prasarana serta infrastruktur lainnya,” ujar Danrem.

Diungkapkannya, Serter dilaksanakan dalam rangka memelihara integritas wilayah darat, laut dan udara serta mencegah kegiatan ilegal sebagai tanggung jawab TNI dalam melaksanakan amanat UU nomor 34 tahun 2004 khususnya dalam Operasi Militer.

“Selain perang juga membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, guna persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkapnya.

Serter TNI, lanjut Danrem, mempunyai  prioritas sasaran utama. Yaitu peningkatan status jalan, rehab gedung Gereja, rehab Masjid dan rehab rumah tidak layak huni, yang terbagi di tiga Koramil wilayah Kodim 1307/Poso.

Adapun sasaran non fisik meliputi kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, hukum, pemberian paket sembako serta pengobatan massal.

Diharapkannya, Serter TNI dapat membantu kesulitan masyarakat tidak hanya di tiga wilayah Koramil. Namun, bisa menjawab kesulitan di desa-desa tetangga lainnya.

Olehnya, para prajurit yang terlibat secara langsung dalam Serter TNI, dapat memanfaatkan serta memupuk rasa kemanunggalan TNI bersama rakyat,

“Lestarikan semangat gotong royong, sehingga kehadiran kita sangat berkontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Dan jangan lupa memperhatikan protokol kesehatan, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI,” tegasnya. (ADZ).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini