Komunitas Disabilitas Poso Ikut Meriahkan Hari Kemerdekaan RI

0
191
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Komunitas penyandang disabilitas dan teman tuli bersama anak anak Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Poso, turut memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke 77.

Giat yang digelar di depan Cafe Banua Momberata, Sabtu (20/8/2022) itu, diawali dengan upacara pengibaran bendera merah putih yang dibawakan oleh tiga pasukan pengerek bendera dari anak disabilitas, dipandu langsung Juru Bahasa Isyarat (JBI).

Ketua Komunitas Banua Mamboreta Rina Mardianti mengatakan, kegiatan ini mengambil tema “Merdeka Inklusi dan Setara, Karena Kemerdekaan Adalah Setara”.

Hal ini juga terlaksana atas kolaborasi antara Banua Momberata bersama Komunitas Literasi Poso Babaca, didukung oleh CSR Poso Energy.

“Kegiatan semacam ini baru pertama kalinya kami lakukan di Poso, khususnya para disabilitas dan teman tuli serta puluhan pelajar SD lainnya,” ujarnya.

Sementara, Wabup Poso M. Yasin Mangun merasa bangga dan bahagia dengan terlaksananya kegiatan semacam ini di Kabupaten Poso.

Karena, menurut Wabup, penyandang disabilitas merupakan bagian dari keluarganya.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran baik dari komunitas Banua Momberata, Literasi Poso Babaca dan Poso Energy yang begitu perhatian serta konsen dengan kegiatan kegiatan semacam ini,” ucap Wabup.

Dia berharap, agar kegiatan semacam ini terus berlanjut, sehingga menjadi satu kekuatan bersama.

“Mari sama sama kita besarkan, tumbuhkan dan pelihara serta memerdekakan manusia tanpa membeda-bedakan atau menyetarakan seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Poso,” tukasnya.

Senada dengan itu, Basri Djalil mengaku sangat terharu bisa hadir merayakan HUT Kemerdekaan bersama anak berkebutuhan khusus.

“Momen ini sangat langkah dan saya mewakili manajemen Poso Energy sangat mengapresiasi kegiatan yang mungkin baru pertama kali digelar di Poso,” katanya.

Poso Energy sebagai perusahaan yang bergerak di kelistrikan, kata Basri, sangat mendukung penuh kegiatan bersama komunitas disabilitas sampai tahun-tahun ke depan.

“Ke depan kegiatan ini bisa dibuat lebih meriah dan semarak lagi, agar anak anak kita yang berkebutuhan khusus bisa menikmati kemerdekaan sama dengan kita,” tandasnya.(ISQ)