Dua Ranperda Inisiatif DPRD Touna Dikonsultasi Publik Oleh Bapemperda

0
58

POSONEWS.ID – Dua Rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Touna Dikonsultasi Publik ke masyarakat dan pemangku kepentingan oleh Bapemperda setempat.

Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menggelar konsultasi publik terhadap dua rancangan daerah (Ranperda) di 12 kecamatan yang ada di bumi Sivia Patuju.

Kedua ranperda itu yakni Ranperda tentang Tata cara pengawasan pembinaan dan penyelenggaraaan pemerintah desa serta Ranperda tentang penataan dan pembinaan pedagang kaki lima.

Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, Samsari Pai mengatakan, dua ranperda yang dikonsultasi publik itu merupakan ranperda inisiatif DPRD Touna.

Dia menyebutkan konsultasi publik dua raperda tersebut dimulai sejak Selasa 17 Mei sampai 25 Mei 2022.

“Kita sudah memulainya dari Kecamatan Tojo Barat, Tojo dan Kecamatan Ulu Bongka serta Kecamatan Ampana Kota, AmpanaTete dan Ratolindo,” ujarnya, Kamis (19/5) usai melaksanakan konsultasi publik di Desa Petingko Kecamatan Ratolindo.

Dia mengatakan, usai melakukan konsultasi publik di enam wilayah kecamatan di darat, pihaknya akan melakukan hal serupa di enam wilayah kecamatan yang ada di kepulauan sesuai dengan jadwal yang ada.

Dia menjelaskan, tujuan dari konsultasi publik ini untuk memberikan ruang kepada masyarakat dan pemangku kepentingan guna memberikan masukan terhadap dua rancangan perda tersebut.

“Masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap dua ranperda itu sangat kami butuhkan untuk penyempurnaan isi dari ranperda tersebut yang masih butuh perbaikan karena baru berupa rancangan,” jelas anggota DPRD Touna dari Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Dia berharap, adanya masukan dan saran dari masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah ini, keberadaan peraturan daetah nantinya dikemudian hari tidak menimbulkan masalah baik bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan.

Dia menambahkan kegiatan konsultasi publik itu diikuti oleh masyarakat, pemerintah desa dan pemerintah kelurahan dan kecamatan.

“Alhamdulillah, konsultasi publik terselenggara dengan baik, lancar dan mendapat respon positif baik dari masyarakat maupun pemangku kepentingan yang ada di daerah ini dan mereka sangat antusias memberikan masukan serta saran kepada kami,” tandasnya. (RHM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here