Demo Warga Tompira di Balai Desa, Tuntut Ketua Tim Lahan APL Diganti

0
235
Foto: Warga perserta aksi demo saat mendengarkan penjelasan dari Kades Tompira (Dok.PN)

TOMPIRA, POSONEWS – Puluhan masyarakat Desa Tompira di Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara kembali menduduki Kantor Desa Tompira melalui aksi unjuk rasa, Selasa ( 22/3/2022).

Dalam aksi tersebut para pendemo meminta kehadiran Kades Tompira, Sufran Tanadi, untuk segera hadir menemui para pendemo, karena diketahui kades saat itu belum berada di kantor desa dan masih berada di rumah kediamannya.

Pantauan Posonews.Id  di lapangan, para pendemo meminta Laporan Pertanggung Jawaban ( LPJ) Ketua Koperasi CPP Sawit Tompira, terkait pengelolaan keuangan Koperasi, yang sudah empat tahun ini belum dilaporkan kepada anggota CPP Sawit Tompira. Selain itu juga, mereka meminta agar penyelesaian lahan APL Tompira bisa segera dituntaskan dan meminta pengantian ketua pengurus koperasi dan ketua tim lahan APL.

Dalam aksi demonstrasi ini, sempat terjadi saling dorong antara pendemo dan aparat keamanan. Saat para demonstran memaksa untuk masuk  dengan paksa untuk mengeluarkan Ketua Tim Lahan APL Tompira yang diketahui berada dalam ruangan kantor desa, untuk keluar menemui para Pendemo.  Aksi ini langsung bisa diatasi, setelah sejumlah aparat kepolisian berhasil mengamankan situasi yang sempat memanas hinga terkendali dengan tertib dan aman.

Korlap Aksi Demo, Romi Gogali dalam orasinya mendesak agar Pemdes Tompira bisa segera hadir untuk menjelaskan dan merealisasikan tuntutan mereka. Jika tidak, mereka akan tetap menduduki kantor Desa Tompira hingga permintaan mereka bisa direalisasikan.

“Kami minta Pemdes Desa Tompira melalui Kades Tompira, segera mengganti Ketua Tim Lahan APL Desa Tompira. Dan juga meminta LPJ Ketua Koperasi CPP Sawit Tompira, ” tandas salah seorang pendemo lainnya Sukirman yang amini oleh puluhan pendemo lainnya.

Disela orasi bergantian dari korlap peserta aksi, Kades Tompira Sufran Tanadi akhirnya hadir ditengah-tengah masa pendemo, yang disambut riak-riak oleh masa pendemo.

Dengan keperkasaannya Sufran Tanadi hadir dan menemui masa demonsran yang tidak lain juga adalah masyarakatnya sendiri.  Dengan tenangnya, Sufran menyapa para pendemo dengan gaya khasnya. Masa pendemo dengan tertib dan diam mendengarkan penjelasan dari mantan aktivis tersebut.

Menanggapi tuntutan pendemo, Sufran Tanadi meminta para pendemo bisa bersabar dan memberikan kepercayaan kepada kami pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini. “Mari kita bicarakan dengan kepala dingin untuk menyelesaikan semua persoalan yang ada,” ajaknya.

Sufran mengatakan Pemdes dan BPD Tompira serta Pengurus Koperasi CPP Sawit Tompira, malamnya akan segera menggelar pertemuan, terkait masalah tersebut. Dan rencananya, hari Sabtu nantinya akan menggelar rapat umum dengan seluruh masyarakat di Balai Desa Tompira.

Sufran, menambahkan, terkait dengan penyelesaian lahan APL Tompira, pihaknya berharap masyarakat juga bisa bersabar dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaiannya kepada Tim Lahan dan Pemdes Tompira.

“Proses penyelesaian lahan APL ini perlu dilakukan secara teliti dan penuh kehati- hatian dan terukur. Jadi kami berharap masyarakat juga bisa bersabar.  Mari kita menyelesaikan persoalan ini dengan teliti dan penuh kehati hatian agar kita  tidak terjebak,” tutur Sufran.

Setelah melakukan penjelasan dengan negosiasi yang baik antara Pemdes Tompira dan perwakilan aksi, puluhan massa aksi kemudian membubarkan diri satu persatu dengan tertib dan aman. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here