Warga Keluhkan Jalan Berlumpur Penghubung Desa Tamonjengi

0
Foto: Kondisi ruas jalan Desa Tamonjengi yang berkubang lumpur dan sulit dilalui kendaraan. Salah seorang pengendara motor harus berjibaku untuk bisa melalui jalan tersebut. (Samuel)

Dinas PUPR Mengaku Siap Tindak Lanjuti

TAMONJENGI, POSONEWS – Jalan poros desa penghubung antar desa ke kecamatan yang berada di Desa Tamonjengi Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morut dikeluhkan warga setempat.  Pasalnya ruas jalan tersebut telah mengalami kerusakan yang cukup parah di beberapa tempat dan tidak kunjung diperbaiki.

Salah satu warga setempat Defi kepada media ini mengatakan, dirinya sangat menyayangkan kondisi jalan yang ada di desanya banyak mengalami kerusakan di beberapa tempat. Menurutnya dengan kondisi tersebut membuat warga yang ingin beraktivitas tentunya tidak mendapatkan kenyamanan.

- Advertisement -

Salah satu jalan poros desa yang mengalami kerusakan berada diantara Desa Tamonjenggi dan Ibukota Kecamatan Mori Utara banyak yang mengalami kerusakan. Belum lagi diperparah setiap hujan turun di beberapa titik kerap berkubang lumpur.

“Kami inginkan adanya perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas terkait agar sarana infrastruktur di desa kami ada perbaikan,” ungkapnya, Rabu(23/02/22).

Hal senada juga diutarakan warga lainnya . Mereka umumnya mengeluhkan akan kondisi infrastruktur yang ada, mengingat dengan kondisi tersebut tidak memberikan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.  Selain poros Tamonjengi, kondisi jalan poros antara desa yang menuju ke ibukota Kecamatan Desa Mayumba juga diakuinya sangat menghawatirkan karena mengalami kerusakan. Padahal jalan tersebut merupakan jalan utama untuk ke Puskesmas terdekat yang berada Ibukota Kecamatan Mori Utara.

Tentunya dengan kondisi ini akan menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dikarenakan jalan poros desa merupakan akses sangat strategis bagi masyarakat dalam beraktivitas, maupun bagi petani yang menggunakan jalan tersebut sebagai akses pendistribusian hasil panennya.

“Kami sebagai warga tentunya ingin mendapatkan kenyamanan saat melintasi jalan tersebut,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Tamonjengi,  Engi Sapeda kepada sejumlah wartawan yang hendak melaksanakan bakti sosial kedesanya mengatakan, jalan poros desa yang dimaksud merupakan kewenangan Kabupaten Morowali Utara. Ruas jalan tersebut merupakan akses jalan penghubung dengan ibukota kecamatan.

Kades menuturkan, sejauh ini pihaknya sudah mengajukan permohonan perbaikan jalan kepada Dinas terkait maupun ke perusahaan yang beroperasi disekitarnya. Namun menurutnya hingga kini belum ada realisasi atas usulan yang Pemdes ajukan.

Manakala ada masyarakat yang hendak melahirkan dan yang sakit untuk ke Puskesmas selalu terhambat karena jalan tersebut tidak bisa dilalui. Harapannya jika sarana infrastruktur baik, tentunya akan meningkatkan sektor perekonomian skala desa demi tercapainya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk menindaklanjuti keinginan masyarakat untuk mendapatkan kenyamanan dan kenyamanan dalam bertransportasi dengan perbaikan jalan yang mendukung,” pungkasnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Morut Destuber Matoori

Terpisah Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Morut Destuber Matoori saat dikonfirmasi terkait pengeluhan kades dan warga terkait kerusakan jalan tersebut melalui telfon seluler langsung merespon dan segera akan memerintahkan staf pengawas PU yang bertugas di Kecamatan Mori Utara untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan melihat metode apa yang akan dilaksananakan agar untuk sementara jalan rusak tersebut segera bisa untuk dilalui dan difungsikan.

“Terima kasih infonya Pak. Kami akan segera mengecek langsung kondisi jalan tersebut,” jawab Destuber. CHEM

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here