Minibus Bermuatan Puluhan Jerigen Solar Terbalik di Desa Waraa

0
130
Foto: Puluhan jerigen solar yang diamankan oleh aparat dibantu warga setempat dari minibus yang terbalik di Desa Waraa (Samuel)

LEMBO, POSONEWS – Sebuah minibus yang melaju di ruas jalan trans sulawesi tepatnya di Desa Waraa Kecamatan Lembo mengalami pecah ban sehingga mengakibatkan mobil tergelincir dan terbalik, Kamis (20/1/2022).  Mendengar kejadian tersebut, aparat Polsek Lembo langsung menuju TKP dan melakukan evakuasi sopir dan kendaraan yang digunakan.

Belakangan diketahui, mobil yang terbalik ternyata bermuatan penuh puluhan jerigen yang diduga berisi solar illegal yang akan diperdagangkan.

Kapolsek Lembo Ipda  Alfred Gagola saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.  Kapolsek mengatakan, peristiwa mobil mengalami pecah ban mengakibatkan mobil tergelincir dan terbalik di  Desa  Waraa Kecamatan Lembo.

“Saat ini anggota kami sedang berada dilokasi kejadian, guna mengevakuasi dan memeriksa mobil dan sopir mobil tersebut,” tuturnya saat dihubungi Posonews.Id.

Kapolsek menyebutkan, usai dievakuasi minibus selanjutnya akan dibawa ke Mapolsek Lembo guna pemeriksaan lebih lanjut. Peristiwa yang terjadi  pagi hari itu sempat menjadi tontonan warga setempat, dan mengakibatkan arus lalulintas mengalami kemacetan.

Sementara, tampak jergen berisikan solar berjejeran dipinggiran jalan sampai solar dalam jergen minibus tumpah ke jalan.

Sebelumnya, foto foto peristiwa tersebut sudah ramai diberbagai group-whatsAPP terkait minibus yang terbalik bermuatan puluhan jergen solar di Jalan trans sulawesi  Desa Waraa viral di media sosial (medsos). Mobil diduga sarat dengan muatan hinga ban tidak bisa menahan beban hinga pecah.

Berdasarkan laporan pemeriksaan yang dilakukan, diketahui, mobil grand max warna putih dengan Nopol DD 8305 HM dikemudikan oleh Mustamin. Kendaraan yang memuat sekitar 82 jerigen bahan bakar solar tersebut melaju dari Desa Bungadidi Kecamatan Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan, hendak menuju Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali.

“Saat melintas di Desa Waraa mobil mengalami pecah ban belakang sebelah kanan, yang mengakibatkan sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga terguling dengan posisi terbalik. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan,” jelas Kapolsek Lembo.

Ditempat terpisah Kepala Desa Waraa, Ferdinan Maragani, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu terjadi di desanya. Kades mengatakan,sudah dua kali ini kejadian mobil bermuatan solar terbalik di desanya. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here