BPN Morut Optimis Dengan Membangun Sinergitas Media Target 2022 Bisa Terpenuhi

0
256
Foto: Kakan BPN Morut foto bersama sejumlah jurnalis usai menggelar konferensi pers terkait capaian kinerja sepanjang 2021 dan target di tahun 2022 (Foto: Samuel)

MORUT, POSONEWS – Kepala Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Morowali Utara, Adolf Puahadi S.SIT. MM, dalam konfrensi pers mengungkapkan, BPN Kabupaten Morut selama beberapa tahun terakhir masuk kategori tiga besar versi OMBUDSMAN RI dalam hal penyelesaian Pensertifikatan tanah di Provinsi Sulteng. Hal itu disampaikan, Adolf Puahadi, dalam Keterangan Persnya kepada sejumlah wartawan diKantornya, Kamis (20/01/22).

Kepala kantor BPN Morowali Utara, dalam konferensi itu mengatakan target di tahun 2021 untuk PTSL sebanyak 5.700 bidang yang difokuskan di Kecamatan Mori Atas. Karena dengan pertimbangan banyak kasus tanah yang bersentuhan dengan HGU.

“Yang sudah terselesaikan sebanyak 4.070 bidang dan sudah kami serahkan. Pada tangal 26 bulan ini kami  kembali akan menyerahkan sertifikat di empat desa. Yakni Desa Londi, Taende, Ensa dan Desa Lanumor,” tuturnya.

Lanjutnya, untuk kegiatan redistribusi reforma agraria sebanyak 5.419 bidang yang terdapat di 12 desa yang berasal dari pelepasan kawasan hutan,  yakni Desa Saluboro, Momo, Kolo Atas,  Tambale, Dolupo Karya, Tinompo, Era, Peleru, Wawopada Ululah, Tiu dan Desa Tontowea juga sudah selesai.

Kemudian untuk kegiatan pemberdayaan ada 950 kepala keluarga paska legalisasi asset. Kegiatan gugus tugas reforma agraria terdapat di 13 desa dengan luasan kurang lebih 7.449 hektar.  Selain itu kegiatan lintas sektor bekerja sama dengan Dinas Perikanan ada 50 bidang di Desa Uewajo  Kecamatan Bungku Utara yang sertifikatnya juga sudah diserahkan dan BMN sebanyak 138 bidang dari Desa Tiwaa sampai Desa Wawopada.

“Dari 5.700 Peta Bidang Tanah (PBT) yang ditargetkan, BPN Morowali utara mampu menyelesaikan dan menerbitkan 4.070 sertipikat tanah,” jelas Adolf  Puahadi merinci.

Sementara program di tahun 2022 ini, target Program Strategi Nasional (PSN) untuk Pensertifikatan Pendataan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), ada sekitar 3.200 bidang dan Sertipikat Hak Atas Tanah sebanyak 3.500 bidang. Selain itu pula, ada juga pensertifikatan untuk kategori, Redistribusi 1.000 bidang yang lokasinya direncanakan di Desa Mora dan Ronta.

Kegiatan Lintas sektor 75 bidang untuk perikanan budidaya nelayan tangkap yang ada di tiga desa. Yaitu Desa Towara Pante 3 bidang, Desa Ungkea 14 bidang dan Desa Bungintimbe 58 bidang. serta BMN 298 bidang.

”Kami optimis dengan personil yang cukup terbatas, kegiatan pensertifikatan tanah ditahun ini, bisa mencapai target yang ada. Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak mengurus pensertifikatan, bisa melengkapi terlebih dahulu seluruh dokumen dan persyaratan-peryaratan administrasi yang ada,” ungkap Adolf.

Pada kesempatan itu pula, dalam sesi tanya jawab, terungkap masih banyaknya persoalan sengketa tanah yang terjadi di Morowali Utara.  Seperti halnya Desa Lee di Kecamatan Mori Atas, Kumpi dan Uluanso Kecamatan Lembo yang bersengketa dengan Desa Dolupo Karya di Kecamatan Lembo Raya hinga Bungku Utara, Adolf mengatakan sementara dalam proses, untuk bisa dicarikan solusi  yang terbaik nantinya.

”Pada prinsipnya BPN Morut, sangat bekerja eksra hati- hati dengan semuanya itu, kiranya bisa mendapatkan hasil yang terbaik, dengan tetap berpedoman pada Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku dengan tetap bekerja sama dengan semua pihak yang terkait,” paparnya.

Pada kesempatan itu pula Kakan BPN Morut, Adolf Puahadi mengatakan, peran pers dan media massa dari dahulu hingga sekarang, sangatlah penting. Pers dan media massa berjasa menyebarkan informasi dan memberikan pemahaman mengenai isu-isu terkini serta berperan menangkal hoaks yang beredar di masyarakat.

Adolf mengatakan bahwa sejatinya pers adalah akselerator perubahan. Ia menambahkan bahwa pers yang hebat adalah dia yang mampu menjadi perwakilan mata, telinga, mulut dan hati masyarakat disetiap momen liputannya.

“Kami ucapkan apresiasi peran media dalam melakukan diseminasi informasi pertanahan dan tata ruang, terutama program kerja BPN kepada masyarakat. Semoga media massa tetap memberikan karya terbaik dengan memberikan fakta-fakta, akurat, obyektif, menarik dan berguna bagi masyarakat luas,” tutupnya. CHEM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here