Sidang Sinode ke-47 GKST, Delis: GKST Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan

0
135
Foto: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi saat memberi sambutan dalam Sidang Sinode ke 47 GKST (Dok.MCDD)

MORUT, POSONEWS – Sidang Sinode ke-47 Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) dibuka Gubernur Sulteng yang diwakili Asisten III Setdaprov Moeljono, berlangsung di Gedung Pesparawi Beteleme, Kamis (11/11) siang.

Acara pembukaan ditandai penabuhan gendang secara bersamaan oleh para bupati yang hadir dan Ketua Majelis Sinode GKST.

Seremoni pembukaan diawali dengan ibadah bersama, dipimpin Pdt Dr Onesimus Kambodji, M.Th.

Ibadah dan seremoni pembukaan ini diikuti 500an peserta yang dibagi dalam empat gedung gereja terdekat dengan Gedung Pesparawi, yang dihubungkan dengan fasilitas teknologi zoom meeting, guna menaati ketentuan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Selain Bupati Morowali Delis J. Hehi sebagai tuan rumah, hadir juga sejumlah kepala daerah yang wilayahnya terdapat Gereja GKST yakni Bupati Poso Verna Inkiriwang, Bupati Sigi Moh. Irwan Lapatta, Wabub Sigi Yohanes Pongi, dan Bupati Luwu Timur, Sulsel Budiman.

Juga hadir tokoh tokoh gereja seperti Ketua Persekutuan Gereja Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sulut, Gorontalo dan Sulteng, Ketua Sinode GPIB Sulsel, Sulbar dan Sultra, Ketua Bamag Provinsi Sulteng Lucky Semen yang juga anggota DPD RI, Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng dan Pembimas Kristen dari sejumlah kabupaten serta Ketua MUI Kabupaten Morowali Utara.

Juga hadir Ketua Tim Penyusunan Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dalam Bahasa Daerah Mori, Pdt Dr M. Tomana, M.Th.

Ketua Panitia Sidang Krispen H. Masu, S.SIP, M.Si mengatakan Thema Sidang Sinode ke-47 GKST diambil dari ayat Alkitab Wahyu 22:12-13: Aku adalah yang awal dan yang akhir, sedangkan sub thema adalah “Hanya dengan berharap pada Allah yang membebaskan serta memulihkan, GKST senantiasa memperjuangkan keadilan, keamanan, kesehatan dan kesejahteraan.”

Pendeta Omnesimus Kambojti mengatakan bahwa Sidang Sinode ke-47 ini terasa lebih istimewa karena hampir bertepatan dengan HUT ke-74 GKST yang jatuh pada tanggal 18 Oktober 2021.

Sidang Sinode ke-47 ini memiliki empat agenda pokok yakni evaluasi laporan pertanggungjawaban Majelis Sinode periode 2016-2021, Amandemen Tata Gereja, Penyusunan Program 2021-2026 dan Pemilihan Majelis Sinode masa bhakti 2021-2026.

Bupati Morowali Utara Delis J. Hehi dalam sambutannya menegaskan bahwa selama 74 tahun kehadirannya, GKST telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional, bukan hanya di bidang spiritual keagamaan, tetapi juga pendidikan dan  kesehatan.

“GKST melalui yayasannya, memiliki sekolah sekolah.mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMU serta kampus perguruan tinggi. Juga memiliki rumah sakit untuk melayani kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Delis berharap lewat Sidang Sinode ke-47 ini, GKST akan terus menunjukkan eksistensinya dalam pembangunan manusia Indonesia, berkontribusi nyata bagi Sulteng dan Indonesia.

“GKST lewat sidang sinode akan terus menunjukkan eksistensi dalam memberi pelayanan kepada bangsa dan Negara,” tambhanya.

Ketua Majelis Sinode GKST Pdt. Jetroson Rense, M.Th yang akan segera demisioner mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Sidang Sinode ke-47 yang menghabiskan dana miliaran rupiah ini.

Gubernur Sulteng yang diwakili Asisten III Moeljono berharap GKST menghasilkan program-program yang sejalan dan sinkron dengan program pembangunan daerah. (MCDD/CHEM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here