Puluhan Eks Napiter Poso Ikrar Setia Pada NKRI

0
151
Foto: Pembacaan ikrar setia kepada NKRI yang dilakukan mantan Napiter Poso (Rusli)

POSO, POSONEWS – Sedikitnya 23 orang mantan narapidana teroris (Eks Napiter) di Poso secara serentak mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ikrar setia terhadap NKRI dilakukan oleh para Eks Napiter dibawa kibaran bendera Merah Putih dan disaksikan langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Satuan Tugas Ops Madago Raya di tepi pantai Kelurahan Madale Kecamatan Poso Kota Utara, Senin (11/10/2021).

Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rudy Sufahriadi mengatakan, para eks napiter yang membacakan ikrar adalah mereka yang pernah menjalani proses hukum dan saat ini telah beraktifitas seperti warga lainnya, telah berkarya bahkan sebagian telah memiliki usaha sendiri.

“Patut disyukuri, mereka telah kembali ke jalan yang benar. Kita harapkan apa yang telah mereka ikrarkan hari ini menjadi contoh buat teman teman yang lain,” ungkapnya.

Kapolda juga telah meminta para eks napiter untuk berkomunikasi dengan empat orang sisa DPO yang saat ini masih berkeliaran di seputaran hutan wilayah Kabupaten Poso, Parimo dan Kabupaten Sigi agar segera menyerahkan diri.  

“Kita inginkan jangan ada lagi peluru yang ditembakkan. Karena itu kita harapkan empat DPO yang masih bersembunyi agar segera meyerahkan diri. Saya juga sudah menghimbau kepada para eks napiter agar  bisa berkomunikasi dan mengajak para DPO tersebut untuk turun gunung. Kami siap terima jika para DPO tersebut mau menyerahkan diri,” tambah jenderal dua bintang tersebut yang didampingi Waka Satgas Humas Madago Raya AKBP. Bronto Budiono dan Kapolres Poso AKBP. Rentrix Riyaldi Yusuf.

Sebelum pembacaan ikrar, acara diawali dengan silaturahmi yang dikemas dengan tema Merajut Persatuan Dalam Bingkai NKRI. Kegiatan silaturahmi dan pembacaan ikrar digagas oleh Polda Sulteng dan Satgas Ops Madago Raya.

Sementara itu, salah seorang esk napiter Supriadi alias Upick Pagar yang dipercayakan membacakan langsung ikrar setia NKRI tersebut, kepada wartawan mengatakan, pembacaan ikrar dilakukan karena mereka tidak mau lagi terlibat dengan aksi aksi yang bertentangan dengan NKRI.

Foto: Pemberian tali asih dari Kapolda Sulteng Irjen Pol.Rudy Sufahriadi kepada salah seorang perwakilan Eks Napiter Poso

“Ikrar yang kami bacakan merupakan bentuk kesadaran dan kecintaan kami terhadap NKRI. Kami sudah menyadari apa yang terjadi di masa lalu. Masyarakat Poso ingin hidup aman dan damai tanpa ada aksi teror yang terjadi. Bahkan saat ini kami beribadah bisa lebih lancar. Tidak ada alasan untuk kita memerangi NKRI,” sebut Upik.

Iapun mengaku bersama rekan rekan eks napiter yang lain tetap berupaya agar sisa DPO yang masih berkeliaran di hutan bisa segera menyerahkan diri.

Ada empat poin yang dibacakan para eks napiter Poso dalam ikrar tersebut. Yakni, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Patuh dan taat kepada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menolak untuk terlibat dalam kegiatan dan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, serta bersama-sama dengan masyarakat dan pemerintah untuk membangun Poso yang aman, damai dan sejahtera.

Silaturahmi dan pembacaan ikrar diakhiri dengan pemberian tali asih kepada eks napiter Poso yang diserahkan Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rudy Sufahriadi. LEE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here