Legislator Sigi Tertarik Pengelolaan Pertanian Saat Study Banding di DPRD Touna

0
163
Anggota DPRD Touna dan anggota DPRD Sigi saat pelaksanaan study banding (Dok.CND)

TOUNA, POSONEWS – Ketua DPRD Tojo Una Una Mahmud Lahay menyambut baik kedatangan Wakil Ketua I DPRD Sigi dan rombongan untuk kunjungan kerja, terkait dengan pertanian dan Perda tentang obat-obatan terlarang, Kamis.

Mahmud lLahay mengatakan kunjungan anggota DPRD Sigi di Touna ini sudah yang kedua kalinya. Olehnya, DPRD Touna mengapresiasi kedatangan rombongan legislator Sigi ini yang selain dapat berbagi pengetahuan dan informasi, juga mempererat silahtuhrahmi sesama anggota dewan.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua I DPRD Sigi Rahmat Saleh menambahkan, kunjungan kerja yang kedua kalinya ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan tentang pertanian dan Perda Inhalen obat obatan terlarang yang diterapka Kabupaten Tojo Unauna.

“Inilah tujuan kita ke DPRD Touna ini, untuk study banding. Karena di Touna sudah ada Perda tentang pertanian dan obat obatan terlarang,” paparnya.

Pencapaian pertanian di Touna dan fungsi petugas lapangan atau penyuluh inilah yang menjadi pelajaran bagi DPRD Sigi.

“Banyak hal yang kita dapatkan setelah kita diskusi yang diterapkan di Touna. Kami di Kabupaten Sigi, pertaniannya sangat didukung oleh bupati melalui program agrobisnis dan diperkuat oleh petugas penyuluh,” papar Rahmat Saleh.

Dari hasil diskusi bersama legislator Touna, Rahmat memaparkan, jika di Touna para peyuluh pertanian diberikan ruang, utamanya tingkat jabatan untuk didorong mengikuti pelatihan. Sehingga punya peluang untuk naik posisi atau karir.

“Yang kita dengar penjelasan dari dinas terkait apalagi ketua DPRD Touna sebagai ketua komisi penyuluh. Olehnya, menurut pandangan kami untuk urusan pertanian di Kabupaten Tojo Una-una ini sangat kuat. Makanya kami bandingkan dengan Kabupaten Sigi, nanti kita akan mengambil referensi yang ada di Kabupaten Touna untuk urusan pertanian,” jelasnya.

Sebagai anggota DPRD Sigi, Rahmat melihat apa yang dicapai oleh Touna dari sektor pertanian cukup maju.

“Nah untuk kembali ke Perda, kami sekarang ini sementara merancang Perda prakarsa di DPRD Sigi terkait dengan obat terlarang inhalen. Kedepan ini akan dilakukan pembahasan melalui Pansus,” jelasnya. (CND)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here