Rachmat, Pedagang Bendera Yang Tetap Bertahan di Masa Pandemi

0
270
Foto: Racmat, salah seorang pedagang bendera yang menjajakan dagangannya di wilayah Beteleme (Foto: Samuel)
- Advertisement -

MORUT, POSONEWS – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, para pedagang bendera Merah Putih dan umbul-umbul serta asesoris lainnya yang berkaitan dengan hari kemerdekaan mulai marak. Salah satunya di pingiran jalan trans sulawesi Beteleme Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali Utara.

Rachmat yang oleh masyarakat Beteleme dikenal dengan Mas Rachmat Bandung, salah seorang pedagang bendera Merah Putih di Beteleme Kecamatan Lembo. Saat ditemui di lokasi berjualan, Racmat  mengatakan omzet penjualan bendera di masa pandemi Covid-19 ini memang mengalami penurunan.

Omzet jualannya turun hingga 50 persen dibandingkan dengan sebelum masa pandemi. “Beda dengan tahun tahun kemarin sebelum pandemic. Saya memiliki langganan di antaranya di desa desa, sekolah dan kantor kantor dinas di Pemerintahan Kabupaten maupun kecamatan,” ucapnya.

“Memang untuk tahun ini, apalagi ada PPKM level IV, penjualannya menurun drastis. Dulu sebelum ada pandemi, sehari saya bisa menjual kisaran 500 ribu. Tapi sekarang, sehari hanya 200 ribu saja,” kata Rachmat kepada media ini.

Dirinya juga mengaku penjualannya menurun saat ada PPKM level IV ini. Hanya beberapa bendera dan umbul-umbul saja yang mampu terjual.  Sebelum pandemi, penjualannya meningkat, apalagi saat akan mendekati tanggal 17 Agustus.

“Tahun ini sepi, penjualan bendera tidak begitu banyak. Dalam sehari, paling hanya laku satu sampai dua bendera atau umbul-umbul,” terang Rachmat.

Untuk diketahui, harga bendera bervariasi sesuai ukuran. Bendera dengan ukuran besar dijual Rp 100 ribu, bendera ukuran sedang Rp 50 ribu, dan bendera ukuran kecil Rp 25 ribu. Kemudian, untuk umbul-umbul dijual dengan harga Rp 60 ribu hingga Rp 120 ribu dalam satu pasangnya.

“Namun demikian saya optimis masih akan ada pembeli bendera sampai hari kemerdekaan nanti. Harus optimis ada yang beli,” ujarnya berharap. CHEM